Jokowi Akan Hadiri Peringatan Hari Pers Nasional di Medan
Senin, 06 Februari 2023 - 15:55 WIB
Jajaran pengurus Dewan Pers periode 2022-2025 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/2/2023). Foto/BPMI Setpres
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) telah melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus Dewan Pers periode 2022-2025 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/2/2023). Dalam kesempatan itu, Dewan Pers mengundang Presiden Jokowi untuk hadir pada peringatan Hari Pers Nasional di Medan pada 9 Februari 2023.
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan bahwa Jokowi bersedia hadir pada acara tersebut. "Kita mengucapkan terima kasih karena Bapak Presiden tadi menyampaikan akan hadir di puncak acara Hari Pers Nasional," ujar Ninik usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/2/2023).
"Ini adalah kehadiran langsung setelah dua tahun masa pandemi, setelah sebelumnya kehadiran secara online," sambungnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi antara lain menekankan pentingnya kebebasan pers yang bertanggung jawab dengan berdasarkan pada prinsip-prinsip dan etika jurnalistik. "Pemberitaan yang bertanggung jawab adalah pemberitaan yang dikonfirmasi kebenarannya menggunakan prinsip-prinsip etika jurnalistik yang baik. Jadi kalau cuma bebas sebebas-bebasnya tanpa tanggung jawab banyak nanti yang akan dirugikan apalagi menjelang pemilu," ujar Ninik.
Ninik dan jajarannya juga menyampaikan sejumlah program kerja besar Dewan Pers kepada Jokowi. Program-program tersebut meliputi pendataan ratifikasi pers, pengaduan dan penegakan etika pers, serta peningkatan kapabilitas wartawan.
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan bahwa Jokowi bersedia hadir pada acara tersebut. "Kita mengucapkan terima kasih karena Bapak Presiden tadi menyampaikan akan hadir di puncak acara Hari Pers Nasional," ujar Ninik usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/2/2023).
"Ini adalah kehadiran langsung setelah dua tahun masa pandemi, setelah sebelumnya kehadiran secara online," sambungnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi antara lain menekankan pentingnya kebebasan pers yang bertanggung jawab dengan berdasarkan pada prinsip-prinsip dan etika jurnalistik. "Pemberitaan yang bertanggung jawab adalah pemberitaan yang dikonfirmasi kebenarannya menggunakan prinsip-prinsip etika jurnalistik yang baik. Jadi kalau cuma bebas sebebas-bebasnya tanpa tanggung jawab banyak nanti yang akan dirugikan apalagi menjelang pemilu," ujar Ninik.
Ninik dan jajarannya juga menyampaikan sejumlah program kerja besar Dewan Pers kepada Jokowi. Program-program tersebut meliputi pendataan ratifikasi pers, pengaduan dan penegakan etika pers, serta peningkatan kapabilitas wartawan.
Lihat Juga :