Menko PMK Muhadjir Sebut Angka Stunting dan Kemiskinan di Banten Menurun
Sabtu, 04 Februari 2023 - 03:58 WIB
Kegiatan diikuti Wali Kota Serang H. Syafrudin, Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah, Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta, perwakilan Kementerian Kesehatan, perwakilan BKKBN, perwakilan Kementerian PUPR, dan perwakilan kementerian dan lembaga lain.
Baca juga: 4 Kondisi Pemicu Stunting pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada
Muhadjir menjelaskan salah satu contoh penurunan stunting yang baik yakni di Kota Tangerang Selatan, salah satu daerah yang mengalami penurunan stunting cukup signifikan di Provinsi Banten. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting Tangerang Selatan sebesar 19,9%. Pada 2022, prevalensi stunting turun drastis menjadi 9%.
Kota Tangerang Selatan menjadi salah satu daerah yang mengalami penurunan stunting yang signifikan di Provinsi Banten. Berdasarkan data SSGI, tahun 2022, prevalensi stunting turun drastis menjadi 9%. Hal ini juga didukung oleh fasilitas kesehatan seperti RS, Puskesmas dan Posyandu yang telah memadai. Ditambah juga dengan jumlah alat kesehatan seperti antropometri kit serta USG di Posyandu dan Puskesmas hampir semua sudah terpenuhi.
Muhadjir menilai meskipun penurunan stunting sudah bagus, namun dia meminta pemerintah daerah tetap mempercepat dan mengoptimalkan target yang dicapai. "Sehingga kita harapkan Provinsi Banten, khususnya di 5 Kabupaten/Kota ini bisa menjadi model menjadi eksemplar dalam menuntaskan stunting dan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan pengurangan stunting," ujar Muhadjir.
Baca juga: 4 Kondisi Pemicu Stunting pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada
Muhadjir menjelaskan salah satu contoh penurunan stunting yang baik yakni di Kota Tangerang Selatan, salah satu daerah yang mengalami penurunan stunting cukup signifikan di Provinsi Banten. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting Tangerang Selatan sebesar 19,9%. Pada 2022, prevalensi stunting turun drastis menjadi 9%.
Kota Tangerang Selatan menjadi salah satu daerah yang mengalami penurunan stunting yang signifikan di Provinsi Banten. Berdasarkan data SSGI, tahun 2022, prevalensi stunting turun drastis menjadi 9%. Hal ini juga didukung oleh fasilitas kesehatan seperti RS, Puskesmas dan Posyandu yang telah memadai. Ditambah juga dengan jumlah alat kesehatan seperti antropometri kit serta USG di Posyandu dan Puskesmas hampir semua sudah terpenuhi.
Muhadjir menilai meskipun penurunan stunting sudah bagus, namun dia meminta pemerintah daerah tetap mempercepat dan mengoptimalkan target yang dicapai. "Sehingga kita harapkan Provinsi Banten, khususnya di 5 Kabupaten/Kota ini bisa menjadi model menjadi eksemplar dalam menuntaskan stunting dan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan pengurangan stunting," ujar Muhadjir.
Lihat Juga :