Apresiasi Inovasi di Jabar, BSKDN Minta Pemprov Tetap Perhatikan Peringkat IGA

Jum'at, 27 Januari 2023 - 21:21 WIB
Meski demikian, berdasarkan data yang dikantongi Yusharto, Provinsi Jabar tak selalu menempati peringkat pertama. Dari 34 provinsi, kata dia, Jabar berhasil menempati peringkat pertama sebagai provinsi terinovatif hanya pada tahun 2018 dan 2019. Selanjutnya, pada tahun 2020 menempati peringkat ketujuh, tahun 2021 peringkat keempat, dan tahun 2022 menempati peringkat kelima.

Dalam sambutannya, Yusharto berpesan agar Pemprov Jabar tidak terlena dengan prestasi yang telah dicapai. Sehingga peringkatnya sebagai provinsi terinovatif pada gelaran IGA dapat terus ditingkatkan ke arah yang lebih baik.

"Kita perlu terus mengupayakan perubahan ke arah yang lebih baik, mungkin saja provinsi sudah bagus, tapi wilayah binaannya baik kabupaten maupun kota perlu terus didorong untuk meningkatkan inovasinya," jelasnya.

Sementara itu, Yusharto mengimbau kabupaten maupun kota di Provinsi Jabar agar tidak ragu untuk berinovasi dan mendaftarkan inovasinya ke pemerintah pusat melalui BSKDN. Dirinya berharap, semua kabupaten dan kota di Jabar yang semula berstatus kurang inovatif menjadi lebih inovatif. Baca juga: BSKDN Kemendagri Akui Sanggau Berhasil Terapkan Sejumlah Inovasi

"Kita coba turun bersama (berkolaborasi) untuk menjadikan kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat ke depannya tidak ada lagi yang kurang inovatif, tetapi semuanya inovatif," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!