Nasdem Dinilai Berpeluang Merapat ke KIB jika Koalisi Perubahan Batal

Jum'at, 27 Januari 2023 - 11:10 WIB
"Tunggu saja dalam satu atau dua hari ini akan ada cerita. Ya ada berita. Bisa jadi kita mengambil langkah-langkah lain," kata Ahmad Ali, Selasa (24/1/2023).

Nasdem juga menyiapkan alternatif penjajakan koalisi partai politik lainnya untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres). Wacana tersebut diungkapkan karena hingga saat ini Partai Demokrat dan PKS belum juga memberikan dukungan kepada Anies Baswedan secara resmi.

"Ketika kemudian ini terhambat dengan persyaratan yang tidak mungkin kita penuhi, tentunya kita harus punya alternatif-alternatif," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda bicara peluang Nasdem bergabung dengan koalisi Gerindra-PKB. Huda mengatakan, Nasdem saat ini sama sekali belum resmi punya koalisi, sehingga potensi besar bergabung dengan Gerindra-PKB.

"Kita tahu Nasdem belum membikin koalisi kalau belum bangun koalisi bisa saja koalisi dengan partai yang sudah gabung koalisi termasuk dengan PKB Gerindra," kata Huda di Sekber Gerindra-PKB, Menteng, Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Dalam pertemuan, Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali menyampaikan politik dinamis. Nasdem masih bisa bubar atau berpisah dengan Demokrat dan PKS yang sedang dijajaki koalisi. "Cuma menyampaikan politik kita dinamis dan peluang bergabung dan berpisah atau bubar dari konsolidasi yang sekarang ada itu sangat memungkinkan," ujar Huda.

Hanya, dalam pertemuan hari ini, Nasdem belum bicara calon presiden yang akan diusung. Nasdem tidak menawarkan Anies Baswedan kepada Gerindra-PKB. "Enggak ada tadi kita enggak ada obrolan soal sosok siapa pun, enggak ada," ujar Huda.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!