Kemensos Perkuat Desa Sejahtera

Kamis, 07 Mei 2015 - 08:43 WIB
Kemensos Perkuat Desa...
Kemensos Perkuat Desa Sejahtera
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan mengembangkan Desa Sejahtera Mandiri (DSM). Pola ini diharapkan bisa mempercepat penanggulangan kemiskinan di tingkat desa.

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan dalam pengembangan tersebut pihaknya akan menggandeng kalangan perguruan tinggi. Kampus dan mahasiswa akan bersinergi melalui program kuliah kerja nyata (KKN) yang tersebar di berbagai desa. ”Mereka akan membantu pembangunan sarana prasarana, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan,” kata Khofifah saat rapat koordinasi dengan 14 perguruan tinggi di Jakarta kemarin.

Menurut Khofifah, hubungan koordinasi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Program ini akan dilakukan melalui penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar mereka. Menurut dia, nantinya sudah ada pembagian antarberbagai lembaga yang terlibat dalam program ini. Karena itu, dia memastikan partisipasi kalangan kampus dan mahasiswa tidak akan bertabrakan atau tumpang tindih dengan lembaga lain.

”Seandainya dari Kementerian Desa sudah bermitra dengan perguruan tinggi, mohon nanti wilayah desanya yang dipisahkan. Karena pendekatannya berbeda, nanti akan berproses bersama. Kita memang berharap menyiapkan format yang bisa memaksimalkan ikhtiar dari bentuk konsep dasar yang ada,” ujarnya. Lebih lanjut, Khofifah mengatakan program pengembangan DSM bisa segera dimulai.

Saat ini Kemensos sudah menyusun program kerja pemerintahan yang berlangsung sejak periode 2015 sampai 2019. Dalam kurun waktu tersebut sudah ditetapkan total target yang akan dicapai. ”Total yang ditargetkan adalah 5.000 desa tertinggal dan 2.000 desa mandiri. Jadi saudara-saudara kita nanti bisa bertemu stakeholder masingmasing di sana, ” ungkapnya. Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kemensos Hartono Laras menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada para rektor yang bersedia hadir.

Program ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan segera direalisasi untuk kesepakatan dalam kerja sama ini. ”Saya harus mengapresiasi ini. Hari ini kita rakor dengan perguruan tinggi, besok penandatanganannya,” kata Hartono di Kemensos Jakarta kemarin. Menurut dia, melalui rapat koordinasi dengan kalangan perguruan tinggi itu, kesejahteraan desa dapat dipercepat, terutama dalam masalah kebutuhan pokok. Nantinya akan ada pelatihan bersama untuk memetakan titik-titik pendampingan dari kalangan mahasiswa.

”Ada 14 perguruan tinggi yang hadir hari ini dalam rangka paparan pengalaman bentukbentuk KKN di masing-masing kampus,” ungkapnya.

Alfian faisal
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved