Ajang Konsolidasi Partai Hadapi Pilkada

Selasa, 05 Mei 2015 - 09:11 WIB
Ajang Konsolidasi Partai...
Ajang Konsolidasi Partai Hadapi Pilkada
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) akan melantik pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada 6-7 Mei 2015 di Jakarta.

Pelantikan ini akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I pascakongres. Melalui rakernas, PAN akan melakukan rekonsiliasi sekaligus konsolidasi jajaran pengurus partai dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2015. ”Rakernas adalah amanah kongres, ada sekitar 2.000 kader, baik pengurus daerah, wilayah, maupun anggota DPR dan DPRD yang akan hadir sebagai peserta,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno pada konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Melalui rakernas pula, kata Eddy, juga akan dibahas beberapa topik, termasuk pelaksanaan musyawarah wilayah, musyawarah daerah, musyawarah cabang. Namun, salah satu yang strategis adalah pembahasan strategi menghadapi pilkada. ”Parpol sedang beramairamai mempersiapkan kader terbaiknya untuk Pilkada 2015. Itulah antara lain topik yang akan kita bahas,” jelasnya.

Khusus persiapan pilkada, saat ini DPP sudah bekerja dengan membentuk Tim Pilkada yang dipimpin oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN Asman Abnur. Melalui rakernas, persiapan pilkada ini akan dimatangkan. Rencananya, pelantikan dan pembukaan rakernas PAN akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Selain itu, 12 ketua umum partai politik (parpol) juga diundang hadir. Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan dan Rakernas PAN Yandri Susanto mengatakan, nuansa kebangsaan akan dihadirkan pada acara tersebut nanti.

DPP akan mengundang pimpinan parpol dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH), tokoh masyarakat, pihak eksekutif, para pendiri PAN, dan ormas kepemudaan. ”Kita boleh berbeda pilihan politik, tapi dalam acara kebangsaan seperti itu kita bisa bersama, duduk bareng untuk berdiskusi,” ujarnya.

Menurut Yandri, PAN juga tidak akan terganggu dengan isu sejumlah kader yang akan membentuk ormas baru. Menurutnya, dalam rangka membesarkan partai, pihaknya akan merangkul semua unsur sehingga tidak ada lagi kesan ada dua kubu yang berseberangan atau ada pihak yang dipinggirkan.

”Kita bersama membangun PAN. Kalaupun ada yang mendirikan ormas, itu hak yang dilindungi undang-undang,” tegasnya.

Kiswondari
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved