China Jadikan Taiwan Prioritas

Selasa, 05 Mei 2015 - 08:38 WIB
China Jadikan Taiwan...
China Jadikan Taiwan Prioritas
A A A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping menginginkan China dan Taiwan membangun sebuah komunitas yang bisa memperbaiki masa depan ekonomi bersama dan menyelesaikan perbedaan politik.

Merunut pada Konsensus 1992 yang intinya menekankan hanya ada satu China, Jinping mengatakan, China ingin memimpin arah perkembangan Taiwan dengan berbagi berbagai informasi. ”Kami ingin menjadikan Taiwan sebagai prioritas. Upaya kami kepada teman setanah air di Taiwan akan lebih besar,” ujar Jinping, kemarin, dikutip AFP .

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Jinping bertemu Ketua Partai Kuomintang Taiwan (KMT) sekaligus Wali Kota Taipe Eric Chu di Balai Besar Rakyat, Beijing. Pertemuan Jinping dan petinggi partai berkuasa Taiwan kemarin merupakan yang pertama dalam enam tahun terakhir. Jinping sadar perbedaan ideologi antara China dan Taiwan masih terasa meski relatif kecil. ”Kedua belah pihak bisa mengonsultasikan isu itu satu sama lain dengan dasar yang sejajar di bawah prinsip satu China dan membuat susunan solusi yang masuk akal,” ungkap Xi, dilansir China Daily .

”Partai Komunis China (CPC) dan KMT harus berani ketika menghadapi perbedaan politik. Kita harus aktif mencari solusi,” sambungnya. Prinsip satu China itu juga ditekankan Chu. Meski demikian, para analis menilai penekanan itu menjadi pertanda China tetap tidak bisa menyembunyikan kekhawatiran mereka terhadap independensi Taiwan. China tidak ingin Taiwan mendeklarasikan diri menjadi negara dan berpisah seutuhnya dari daratan pusat.

Sebagaimana diketahui, Taiwan merupakan satu dari beberapa konflik wilayah yang belum dapat diselesaikan China. Negara Tirai Bambu juga menghadapi sengketa pulaupulau kecil dengan Jepang di Laut China Timur dan sengketa perbatasan laut dengan beberapa negara ASEAN di Laut China Selatan. Pertemuan ini bagian dari kunjungan Chu sejak dia terpilih menjadi ketua KMT pada Januari lalu. Di China dia tidak hanya bertemu Jinping, tapi juga penasihat politik pemerintah Yu Zhengsheng.

Namun, kunjungan Chu ke China ditentang sebagian kecil masyarakat Taiwan. Sekitar 30 orang anti-China di Taiwan mengkritik kunjungan tersebut. ”Ketika ada di China, Chu mengkhianati Taiwan beserta kedaulatannya,” kata Tsai Feng-wen dari Persatuan Solidaritas Taiwan (PST). ”Pertemuan itu bagian dari strategi China untuk menggaet Taiwan,” timpal Chang Chao-lin.

Muh shamil
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved