Di Atas KRI Arung Samudera Kami Bertaruh Nyawa

Senin, 04 Mei 2015 - 12:12 WIB
Di Atas KRI Arung Samudera...
Di Atas KRI Arung Samudera Kami Bertaruh Nyawa
A A A
SURABAYA - KRI Arung Samudera (Arsa) meninggalkan segudang kenangan bagi Laksamana Muda TNI Darwanto yang kini menjabat Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim).

Ketika itu, 1996, Darwanto yang masih berpangkat mayor TNI diamanatkan menjadi komandan KRI Arsa yang mengemban misi Operasi Sang Saka Jaya 1996. Gerimis lembut yang sempat turun pagi hari seakan menguatkan kisah hebat Darwanto berikut 16 awak KRI Arsa lainnya.

Didampingi sejumlah awak yang kala itu ikut berlayar, Darwanto mengulas beberapa kenangan yang telah dibukukan dengan tajuk Bentangkan Layar Terjang Ombak dan Badai yang diluncurkan di Gedung Panti Armada (PTA), Koarmatim, Ujung, Surabaya, kemarin. ”Kita sudah 19 tahun lalu laksanakan pelayaran keliling dunia. Hari ini (kemarin) nostalgia, menarik layar lagi, beri pelajaran layar pada yunior,” ungkap Darwanto.

Darwanto pun memulai kisahnya selama perjalanan bersama KRI Arsa. ”Saat itu kita sangat susah di tengah laut, selalu dalam bahaya. Gelombang laut, badai menghantam kita sampai 8 meter tingginya. Kita semua saat itu nyaris terkubur di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik yang memiliki kedalaman 7.000 meter,” sebutnya.

Perwira tinggi dengan dua bintang di pundak ini juga mengisahkan masa sulit selama berlayar selama satu tahun 21 hari itu. Di antara masa itu Darwanto sempat kehabisan bahan pangan. ”Kita semua akhirnya dikirim ikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ada sekitar 78 ekor lebih ikan terbang naik ke geladak kapal. Akhirnya kita masak, kita makan. Bahkan cukup sampai dua hari,” tuturnya.

Kemarin Darwanto bisa berkumpul lagi dengan mantan anak buahnya di KRI Arsa. Darwanto bahkan kembali mengenang kisahnya di kapal tersebut dengan joy sailing. Dalam Operasi Sang Saka Jaya 1996 itu, KRI Arsa telah melawat ke 17 negara dan 27 kota pelabuhan.

Sempat singgah ke Australia (Cocos Kelling), UK (Diego Garcia), Seychelles (Mahe Island), Yaman (Aden), Arab Saudi (Jeddah), Mesir (Suez Canal, Port Said), Italia (Reggio Calabria, Genoa, Napoli), Spanyol (Palma de Mallorca, Barcelona, Valencia, Cartagena, Malaga, Cardiz), Prancis (Toulon, Marseille), Maroko (Casablanca), Saint Lucia, Panama (Colon, Rodman), Meksiko (Acapulco), Ameriksa Serikat (Hawaii), Jepang (Fukuoka), Hong Kong, dan Singapura.

Operasi keliling dunia itu menempuh jarak sejauh 31.755 mil laut atau setara dengan 58.746 kilometer dengan waktu pelayaran selama 386 hari atau selama 13 bulan kurang satu minggu atau setara dengan satu tahun 21 hari. Pelayaran dengan misi membangun diplomasi dan menanamkan jiwa kebaharian untuk angkatan muda itu tak hanya dirasakan Darwanto dan anak buahnya di KRI Arsa.

Ina Darwanto, istri Darwanto, juga merasakan berat dan lamanya ditinggal suami bertugas. Terlebih ketika itu, anak pertamanya yang duduk di bangku kelas V SD mengalami sakit. Ina Darwanto pun harus merawat sendiri di rumah.

Belum lagi Ina harus memperhatikan keluarga anak buah suaminya. Ina aktif membangun komunikasi dengan istri dan keluarga anak buah suami. ”Ada anaknya personel yang lahir dan meninggal saat ditinggal tugas. Ada orang tua personel yang meninggal,” ungkap Ina.

Kesulitan komunikasi dengan suami di kejauhan juga dirasakan Ina. Komunikasi, ujarnya, tidak semudah seperti sekarang. ”Setiap sandar di kota pelabuhan bapak (Darwanto) selalu berkirim surat. Dan, surat itu masih ada sampai sekarang,” kata Ina.

Soeprayitno
(ftr)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved