Duel Termahal Sepanjang Sejarah

Sabtu, 02 Mei 2015 - 09:26 WIB
Duel Termahal Sepanjang...
Duel Termahal Sepanjang Sejarah
A A A
LAS VEGAS - Minggu pagi waktu Indonesia, seluruh mata akan tertuju pada duel terakbar abad ini, Floyd Mayweather Jr vs Manny Pacquiao di MGM Grand Hotel & Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS).

Bukan hanya menghadirkan dua petinju terhebat saat ini, tapi duel tersebut juga melahirkan sejumlah rekor fantastis. Pertarungan The Money (julukan Mayweather) dengan PacMan (julukan Pacquiao) dilabeli USD300 juta (Rp3,8 triliun). Ini merupakan laga tinju termahal sepanjang sejarah.

Pembagiannya, 60% atau senilai USD180 juta (Rp2,3 triliun) untuk Mayweather dan sisanya, sekitar USD120juta(Rp1,5triliun), dikantongi Pacquiao. Ini artinya bila duel berlangsung 12 ronde, per menit Mayweather meraup USD5 juta. Adapun Pacquiao membawa pulang USD3,33 juta per menit.

Pihak promotor Pacquiao, Top Rank dan Mayweather mengatakan sekitar USD40 juta (Rp518 miliar) akan didonasikan kepada badan amal yang ditunjuk oleh tiap petinju. Mayweather yang memiliki rekor tanding 47-0 dengan 26 di antaranya adalah kemenangan KO pantas diunggulkan. Namun pemilik gelar juara di lima kelas berbeda tersebut tidak bisa meremehkan lawannya.

Pacquiao asal Filipina mengantongi 57 kemenangan, 38 dengan KO dan meraih gelar juara di 8 kelas berbeda. “Ini bisnis. Saya tahu apa yang diperlukan untuk memenangi pertarungan sebesar ini. Duel ini adalah pertarungan terbesar dalam sejarah olahraga,” sesumbar Mayweather.

Dari sisi revenue, duel ini bakal mencapai USD400 juta (Rp5,2 triliun). Sejarah juga tercipta pada hak siar pay per view. Seperti dikutip dari Repucom, USD300 juta (Rp3,8 triliun) bakal terkumpul dengan peminat terbesar datang dari AS, Puerto Rico dan Kanada. Tingginya angka tersebut dikarenakan penantian panjang dan rasa penasaran para penggemar tinju dunia.

Apalagi kedua petinju ini akan menunjukkan kepada dunia siapa sebenarnya juara sejati di kelas welter. Setelah sekian lama bersaing kini Mayweather dan Pacquiao berhadapan mengadu keberanian, kekuatan, kecepatan, dan strategi. Mayweather optimistis bisa memukul jatuh PacMan.

Petinju berusia 38 tahun ini mengungkapkan tidak ada hal lain yang membuatnya bahagia kecuali melihat Paquiao terkapar. “Saya akan mendekatinya dengan cara yang sangat agresif dan memberi dia (Pacquiao) tekanan sejak serangan awal,” kata Mayweather seperti dilansir Sky Sport.

Mayweather yang berstatus sebagai atlet dengan bayaran tertinggi di dunia itu mengaku hanya berlatih ringan jelang duel akbar ini. Bahkan dia lebih memilih menonton play-off NBA di televisi dibandingkan menyaksikan rekaman pertandingan Pac Man.

“Saya tidak pernah menonton rekaman lawan saya. Ada petinju yang bertarung dengan cara yang sama, tetapi saya selalu bertanding dengan rencana yang berbeda,” sambungnya. Walau demikian, Mayweather tetap mengakui kehebatan sang calon lawan. “Saya akan menghadapi salah satu petinju terbaik yang belum pernah saya hadapi,” sebutnya.

Adapun PacMan menegaskan Mayweather bukan lawan paling berbahaya di akhir kariernya. Meski menjadi underdog pada pertarungan ini, dia menyebut berhadapan dengan Oscar de La Hoya, Miguel Cotto, serta Juan Manuel Marquez lebih menegangkan dibandingkan bertemu Mayweather.

Bahkan Pelatih Pacquiao, Freddie Roach, mengaku sudah mengantongi kelemahan lawan anakasuhnya. Menurutnya, The Money bakal mengeluarkan seluruh kemampuannya sejak pertandingan dimulai. Maka stamina Mayweather akan cepat terkuras. Setelah itu, Pacquiao akan lebih mudah menganvaskan Maywearther di ronde pertengahan.

“Saya punya formula kemenangan bagi PacMan. Dia (Mayweather) memang diunggulkan, tapi kita semua tahu, PacMan petinju tangguh yang sulit dijatuhkan,” ujar Roach. Ketika bertanding Pacquiao bakal mengenakan celana senilai USD1,5 juta. Jumlah fantastis tersebut merupakan sponsor yang mengikat kerja sama. Adapun Mayweather saat berada di atas ring bakal mengenakan pelindung mulut yang dihiasi emas dan berlian.

Tak hanya kekayaan kedua petinju saja yang bakal melonjak selepas duel, tabungan wasit Kenny Bayless juga akan melonjak. Dia dibayar USD25.000 yang merupakan honor terbesar bagi ofisial dalam sejarah tinju.

Raikhul amar
(ftr)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved