Perubahan Paradigma Perang, TNI Bentuk Komando Operasi Khusus

Rabu, 29 April 2015 - 20:11 WIB
Perubahan Paradigma...
Perubahan Paradigma Perang, TNI Bentuk Komando Operasi Khusus
A A A
JAKARTA - Indonesia tengah dihadapkan pada pergeseran dan perubahan paradigma perang dan paradigma operasi militer. Di era globalisasi ini, negara tidak lagi ditempatkan sebagai ancaman kedaulatan dan perdamaian bagi negara lain.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengingatkan perubahan bentuk ancaman itu mengharuskan adanya optimalisasi kemampuan prajurit TNI, termasuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dengan cara membentuk komando operasi khusus TNI.

"Ini sebagai bagian dari optimalisasi interoperability TNI, sekaligus sebagai kekuatan standby force dalam penanggulangan terorisme," ujar dalamm sambutannya di peringatan HUT ke-63 Kopassus, di Lapangan Upacara Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2015).

Menurutnya, keberadaan komando pasukan khusus TNI tidak mereduksi atau bahkan melikuidasi keberadaan Kopassus secara struktural. Kopassus, kata Moeldoko, tetap bagian dari pembinaan TNI Angkatan Darat.

"Dalam konteks peran dan tugas inilah, Kopassus menjadi unsur utama strategi dari komando operasi TNI," jelasnya.

Dia menambahkan, keberadaan Kopassus pada komando operasi pasukan khusus TNI direpresentasikan oleh satuan 81. Keberadaanya akan menjadi kekuatan trimatra terpadu bersama Detasemen Jalamangkara TNI Aangkatan Laut (AL) dan Detasemen Bravo TNI Angkatan Udara (AU).

Ketiga kesatuan tersebut selanjutnya diformat dalam satuan tugas atau task force dengan paket rotasi periodeisasi penugasan. Sementara staf struktural permanen, kata Moeldoko, hanya pada tingkat komando operasi yang berkedudukan di bawah Mabes TNI.

"Inilah restrukturisasi TNI yang akan dilakukan ke depan. Saya berharap, Kopassus untuk terus mengembangkan kepemimpinan lapangan, serta menjaga soliditas dan loyalitas tinggi sebagai karakter prajurit komando pasukan khusus TNI," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Mayjen TNI Deddy Suryadi...
Mayjen TNI Deddy Suryadi Dilantik Jadi Komandan Jendral Kopassus
Latihan, Kopassus Lumpuhkan...
Latihan, Kopassus Lumpuhkan Teroris yang Sandera Pejabat Daerah Cilegon
Profil Jenderal Kopassus...
Profil Jenderal Kopassus Djon Afriandi, Lulusan Terbaik Akmil 1995
5 Komandan Kopassus...
5 Komandan Kopassus Sebelum Prabowo Subianto, yang Terakhir Jadi KSAD 3 Presiden
Anggota Kopassus Evakuasi...
Anggota Kopassus Evakuasi Barang Milik Warga Korban Letusan Semeru
Cartenz Tactical Bersama...
Cartenz Tactical Bersama Danjen Kopassus Bagikan Ribuan Paket Sembako
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved