Lupa Nama Peran hingga Melenceng ke Batu Akik

Selasa, 28 April 2015 - 09:38 WIB
Lupa Nama Peran hingga...
Lupa Nama Peran hingga Melenceng ke Batu Akik
A A A
JAKARTA - Pagelaran seni tradisi ketoprak yang menampilkan insan media dan masyarakat keuangan-perbankan tadi malam berjalan sukses dan menghibur.

Para tokoh keuangan- perbankan juga berdonasi untuk kelangsungan seni ketoprak. Pagelaran yang mengambil tema cerita ”Pangeran Samber Nyowo” diperankan sejumlah tokoh keuangan-perbankan ternama, diantaranya Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah, Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono, dan Komisaris Independen Bank Mandiri Aviliani.

Bertempat di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat, panggung dibuka dengan tarian, disusul kemudian kemunculan tiga tokoh utama wanita yaitu Raden Ayu Kusumonarso (Aviliani), Raden Ayu Inten Ratu Bandoro (Ilya Avianto dari OJK), dan Raden Ayu Kusumo Matahati (Lisawati dari Bank Jasa Jakarta).

Baru menit awal penonton sudah dibuat tergelak ketika Aviliani lupa nama-nama pemeran lain, bahkan beberapa tokoh tak ingat nama lakon yang diperankannya. Walaupun diwarnai kekakuan dan lupa dialog, adegan-adegan selanjutnya mengalir diselingi dialog seputar isu-isu yang sehari-hari dihadapi para tokoh ini. Contohnya Pangeran Mangkubumi (Halim Alamsyah) sempat disinggung oleh lawan mainnya soal masa jabatan Halim yang segera berakhir.

”Sibuk apa? Sibuk ikut pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia lagi? atau lagi cacah-cacah duit?”. Dialog soal mudahnya bertransaksi keuangan berkat keberadaan OJK juga tak luput ikut diselipkan. Tak hanya itu, tren batu akik yang tengah mewabah juga kerap disinggung dalam dialog.

Selain tokoh masyarakat keuangan-perbankan, pentas yang digagas Adhi Budaya dan disutradarai Aries Mukadi ini juga melibatkan insan media terutama para editor senior dari berbagai media massa seperti Sururi Alfaruq (KORAN SINDO), Bayu Nugroho (Bisnis Indonesia), Abdillah (Media Indonesia) dan Arifin Asydhad (detik.com)dan Ninok Leksono (Kompas).

Pentas berdurasi tiga jam itu menceritakan kisah perjuangan Kanjeng Gusti Pangeran Aryo Adipati Mangkunegoro alias Pangeran Samber Nyowo yang melakukan pemberontakan untuk menentang VOC Belanda. Kisah berlatar kerajaan Mataram akhir abad 17 ditutup dengan Perundingan Salatiga pada 1757, di mana Pangeran Samber Nyowo mendapatkan tanah wilayah Mataram sebagai warisan leluhurnya.

Donasi Rp75 Juta

Sementara itu sebelum pertunjukan dimulai, para tokoh keuangan-perbankan secara simbolis menyerahkan donasi senilai Rp75 juta kepada Adhi Budaya yang diwakili oleh sutradara Aries Mukadi. Donasi tersebut merupakan wujud kepedulian kepada seni tradisi dan keberlanjutannya.

Seni ketoprak yang sudah lahir sejak abad pertengahan 18 dan menjadi kekayaan budaya Indonesia terus mengalami kemunduran yang diindikasikan dengan banyaknya sanggar-sanggar yang ditutup.

Menurut Aries Mukadi, bisa dibilang saat ini Adhi Budaya sudah tinggal satusatunya sanggar ketoprak yang aktif di Baratha ini. ”Oleh karena itu kami mencoba mengajak orangorang yang punya rasa tersentuh oleh keadaan kesenian dan senimannya, untuk ikut berpartisipasi,” tandasnya.

Inda susanti
(ftr)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved