Jelang May Day, Buruh-Kapolri Bertemu

Senin, 27 April 2015 - 15:46 WIB
Jelang May Day, Buruh-Kapolri...
Jelang May Day, Buruh-Kapolri Bertemu
A A A
JAKARTA - Sejumlah pemimpin organisasi buruh di Indonesia bertemu dengan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Pertemuan yang digelar di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) itu untuk membahas peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day, 1 Mei 2015

Adapun pemimpin organisasi buruh itu antaranya dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahterai Indonesia (KSBSI), dan Federasi Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesi (FSBTPI).

Presiden KSPSI Andi Ghani yang ditemui wartawan seusai pertemuan mengatakan, peringatan May Day tahun 2015 akan dipusatkan di Jakarta dan sejumlah daerah.

Untuk peringatan di Jakarta, kata Andi, akan ada 170 ribu buruh yang turun ke jalan. Kegiatan demonstrasi akan dipusatkan dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Negara dan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.

"May Day tahun ini pasti aman. Ada 170 ribu massa turun di Jakarta. Kepada seluruh buruh di Indonesia agar jaga May Day tetap aman," kata Andi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2015).

Presiden KSPI Said Iqbal meminta Kapolri untuk tidak melakukan penyekatan dan melarang buruh dari pinggiran Jakarta, masuk ke Ibu Kota.

Menurut dia, penyekatan arus buruh menuju ke Jakarta hanya akan menimbulkan pemblokadean jalan tol dan resistensi lainnya dari para buruh

Pada peringatan Hari Buruh Sedunia tahun 2015 ini, lanjut Iqbal, ada beberapa tuntutan buruh yang akan disampaikan kepada pemerintah.

Di antaranya yakni, jaminan pensiun, kenaikan upah layak, menghapus kerja kontrak (outsourching), dan meminta presiden tidak menaikkan harga BBM sesuai dengan mekanisme pasar.

"Kami juga akan menuntut BUMN yang selama ini menjadi rajanya out sourching. Aset-aset strategis harus untuk kesejahteraan rakyat," kata Iqbal.
(dam)
Berita Terkait
Jokowi: Buruh Adalah...
Jokowi: Buruh Adalah Aset Besar Bangsa
Deretan Isu yang Diangkat...
Deretan Isu yang Diangkat Buruh saat Peringatan May Day
HT: Hari Buruh Momentum...
HT: Hari Buruh Momentum Tingkatkan Kompetensi dan Produktivitas
May Day Depan DPR, Sing...
May Day Depan DPR, Sing Along Massa Bareng The Jansen Disambut Water Cannon Polisi
Ratusan Buruh Makassar...
Ratusan Buruh Makassar Turun Jalan Peringati May Day, Tuntut Pendidikan Gratis
Hari Buruh, Uji Formil...
Hari Buruh, Uji Formil UU Cipta Kerja ke MK Dinilai Tepat
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved