Kabupaten Bojonegoro Siaga Banjir

Senin, 27 April 2015 - 09:52 WIB
Kabupaten Bojonegoro...
Kabupaten Bojonegoro Siaga Banjir
A A A
BOJONEGORO - Air Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, terlihat pasang sejak Sabtu (25/04).

Pemukaan sungai terus mengalami kenaikan lantaran mendapatkan kiriman banjir dari daerah hulu serta adanya kiriman air dari sejumlah anak sungai di wilayah Bojonegoro. Tinggi muka air yang terpantau di papan duga di Karangnongko (daerah hulu) di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (25/04) pukul 12.00 WIB sempat menyentuh 27.08 peilschaal di atas permukaan air laut.

Adapun ketinggian air yang terpantau di papan duga dekat Pasar Besar Bojonegoro (daerah hilir) menyentuh kisaran 14.02 peilschaal. Wilayah Bojonegoro pun dinyatakan siaga dua banjir luapan Bengawan Solo. Namun, sejak Minggu (26/ 04), permukaan Sungai Bengawan Solo berangsur surut meskipun perlahan.

Ketinggian air sungai terpanjang di Pulau Jawa itu yang terpantau di papan duga dekat Pasar Besar Bojonegoro pada Minggu (26/04) pukul 06.00WIB masih dikisaran14.00 peilschaal. Artinya wilayah Bojonegoro masih dinyatakan status siagadua. Namun, trennya air Bengawan Solo berangsur surut. Apalagi dalam sehari kemarin wilayah Bojonegoro dan sekitarnya tidak diguyur hujan.

Menurut Tarmuji, 57, awak perahu penyeberangan di Desa Dukoh Lor, Kecamatan Malo, air Bengawan Solo pasang sejak dua hari terakhir. Air kiriman dari daerah hulu sungai bercampur dengan tumpukan sampah, ranting kering, dan pelepah pisang mengalir dengan deras. ”Bengawan Solo memang sedang pasang karena ada kiriman air dari daerah hulu sungai,” ujar Tarmuji.

Tarmuji mengaku beberapa kali membongkar dan memindahkan tempat pijakan kayu yang dipasang di tepi sungai. Tempat pijakan kayu itu dipakai untuk menurunkan atau menaikkan penumpang dari pinggiran sungai ke lambung perahu. Namun, kata Tarmuji, permukaan air Bengawan Solo kemarin mulai turun meskipun perlahan.

Naiknya permukaan Sungai Bengawan Solo juga dipicu kiriman air dari sejumlah anak sungai, di antaranya Sungai Kalimati di Kecamatan Padangan, Sungai Kaligandong di Kecamatan Purwosari, Sungai Karangan di Kecamatan Gayam, dan Sungai Kalitidu di Kecamatan Kalitidu. Sejumlah anak sungai itu tampak penuh dan airnya bergerak pelan bermuara ke Sungai Bengawan Solo.

Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Andik Sudjarwo mengatakan, naiknya permukaan air Bengawan Solo di Bojonegoro disebabkan adanya kiriman air dari daerah hulu sungai. Selain itu dipengaruhi hujan lokal di daerah Bojonegoro dan sekitarnya.

Muhammad roqib
(ftr)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved