Debt Collector Tewas Dibunuh

Sabtu, 25 April 2015 - 12:21 WIB
Debt Collector Tewas...
Debt Collector Tewas Dibunuh
A A A
BEKASI - Seorang warga bernama Freddy, 40, ditemukan tewas penuh luka bacok di sekujur tubuhnya di Jalan Jamblang, Kampung Rawa Bugel, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, kemarin.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Irpan Priyatno, 31. ”Saksi awalnya mendengar teriakan seorang ibu, lalu dicek ke luar ternyata korban yang memakai kaus merah dan jins abuabu tewas dalam posisi telentang,” ujar Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo.

Menurut dia, korban diduga bekerja sebagai debt collector. Saat ditemukan, kondisi korban bersimbah darah dengan luka bacok di sekujur tubuhnya dan leher nyaris putus. Hasil identifikasi sementara, korban mengalami luka bacok di kepala, telinga, kening, pundak, tangan, dan pergelangan tangan kiri.

”Diduga, korban dikeroyok dan dilukai dengan senjata tajam. Pelaku sudah teridentifikasi, masih dalam pengejaran,” katanya. Siswo mengatakan, korban diketahui warga Bulak Macan, Harapan Jaya. Saat ini korban dibawa petugas ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diautopsi.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita tiga kunci rumah dalam satu ikatan, satu mobil Toyota Rush B 1528 KRC, serta sandal sebelah kiri warna hijau. Untuk motif pembunuhan, petugas masih melakukan pendalaman. Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota Kompol Ujang Rohanda menambahkan, pihaknya masih mengejar para pelakunya.

Dugaan sementara, korban tewas akibat dikeroyok lebih dari satu orang. Di bagian lain, polisi menangkap penculik balita di Ciledug, Kota Tangerang, kemarin. Peter Pais, 41, cepat dibekuk berkat laporan ibu korban, Hernina, 34, ke polisi pada Kamis (23/4) malam. Pengangguran itu nekat menculik A, 4, dari rumah orang tuanya di Jalan Kembang Agung II Blok F9/18 Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis.

Menurut Kanit Kriminal Umum (Krimum) Satreskrim Polres Jakarta Barat AKP Eko Barmula, motif pelaku menculik diduga karena cemburu dan berusaha merusak hubungan antara Hernina dan pacar barunya. ”Pelaku tidak rela dia (Hernina) dekat dengan pacarnya sekarang,” katanya. Sementara itu, Hernina menuturkan, sebelum kasus penculikan itu, Peter sempat datang ke rumah dan memukul dirinya.

”Siangnya dia datang, lalu bawa kabur A, sempat dihalangi anak kedua saya, tapi kemudian anak kedua saya malah dipukul,” ujar pengusahabidangvalutaasingini. Wakapolres Jakarta Barat AKBP Bahtiar Ujang Purnama mengatakan, dari tangan pelaku, selain menyelamatkan balita itu, polisi juga menyita dua unit iPad, dua handphone, dan satu sepeda motor. ”Hasil penyidikan, pelaku tak hanya menculik, tapi juga membawa kabur sejumlah iPad yang akan dijual ketika butuh uang,” ucapnya.

Abdullah m surjaya/ yan yusuf
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved