APJI Promosikan Produk Pangan Tradisional

Rabu, 22 April 2015 - 11:41 WIB
APJI Promosikan Produk...
APJI Promosikan Produk Pangan Tradisional
A A A
BOGOR - Peringatan Hari Kartini banyak dimanfaatkan sejumlah kalangan untuk berbuat lebih terhadap bangsa, khususnya wanita Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI).

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) APJI Rahayu Setyowati mengaku melewatkan enggan momen Hari Kartini. ”Dengan senanghatidiHari Kartiniini, seluruh anggota APJI selain wajib berpakaian tradisional, kita juga lebih mengedepankan banyak mengonsumsi makanan atau penganan tradisional,” ungkap Ayu Mulyadi, sapaan akrab Rahayu, di Bogor, Jawa Barat.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada Hari Kartini, APJI mengajak seluruh anggota di Indonesia untuk menyosialisasikan agar menjunjung tinggi sebagai tuan rumah kuliner Indonesia di negara sendiri. Dia tidak terlalu mempersoalkandenganmulaimasuknya penganan internasional atau produk makanan impor, baik dalam kemasan maupun restoran di Indonesia.

”Banyaknya penganan restoran internasional ini justru malah menggenjot atau memotivasi para pengusaha masakan atau makanan untuk bersaing, karena produk kita tidak kalah enak dengan impor. Kita tinggal promosinya saja yang kurang,” tandasnya. Ayu mengatakan, pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sangat rawan bagi usaha kecil-menengah (UKM) jika tidak dilakukan promosi dari sekarang terkait produk kuliner Indonesia.

”MEA, itu kansangat rawan bagi UKM. Maka itu, ayo sama-sama kita bergerak promosikan produk kuliner bangsa sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” ungkapnya. Sebetulnya, menurut Ayu, bangsa Indonesia mencintai produknya sendiri.

”Ini kesempatan bagus. kita tidak kalah dengan produk luar. Maka itu, sangat tepat di momen Hari Kartini ini, kita bangunkan lagi rasa cinta bangsa Indonesia dengan mencintai produk kuliner Indonesia. Supaya kita lebih merekat,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Bidang Humas APJI Linda Mardalina menjelaskan bahwa pada Hari Kartini, perempuan Indonesia harus mau menggalakan atau promosi menu-menu kuliner lokal.

”Warga Indonesia, khususnya ibu-ibu yang bergerak di bidang usaha kuliner, jangan berkecil hati dalam menghadapi pasar bebas mendatang, karena makanan kita itu tidak kalah enak dengan negara lain, kita harus lebih banyak berpromosi lagi,” jelasnya.

Haryudi
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
6 Produk Buatan China...
6 Produk Buatan China yang Digemari Konsumen Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved