TNI AL Tambah Empat Pesawat Latih Baru

Selasa, 21 April 2015 - 10:31 WIB
TNI AL Tambah Empat...
TNI AL Tambah Empat Pesawat Latih Baru
A A A
SURABAYA - TNI AL menambah empat pesawat latih dasar baru jenis Beechcraft Bonanza G-36 yang akan dioperasikan Skuadron 200 Wing Udara 1/Pusat Penerbangan TNI AL di Surabaya, Jawa Timur.

Keempat pesawat latih dasar itu diserahkan Asisten Logistik Kepala Staf TNI AL Laksamana Muda TNI Hari Pratomo kepada Komandan Pusat Penerbangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Sigit Setiyanta di Base Ops Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Surabaya, kemarin. Serah terima itu juga disaksikan langsung Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Ade Supandi.

”Untuk mencetak penerbang profesional dan andal, kami perlu pesawat latih yang spesifik. Sebelumnya, kami sudah memiliki empat pesawat sejenis, sehingga kami sekarang memiliki delapan pesawat latih Bonanza G-36,” kata Ade. Untuk pengadaan 2015, TNI AL masih memerlukan pesawat latih lagi sebanyak empat pesawat udara. ”Itu pesawat latih mesin tunggal, yaitu Bonanza G-36.

Tapi ke depan, kami membutuhkan enam jenis mesin ganda,” katanya. Bahkan, untuk calon penerbang yang memasuki pelatihan madya akan bisa berlatih dengan pesawat yang lebih besar, seperti CN-235 dan Cassa N-212. Terkait pengadaan pesawat latih lewat penyedia PT Krida Setia Abadi itu, Sigit menjelaskan nilai keempat pesawat latih buatan Beechcraft Company di Wichita, Kansas, AS itu mencapai Rp59 miliar.

”Sertifikasi dan pelatihan untuk pengoperasian pesawat sudah dilakukan di AS pada November-Desember 2014. Bahkan, keempat pesawat latih itu sebenarnya sudah memeriahkan HUT TNI 2014, tapi upacara resmi baru hari ini (kemarin),” katanya. Spesifikasi pesawat latih Bonanza G-36 adalah mesin tunggal, bertenaga 300 HP, enam silinder, dan bahan bakar avgas.

Kapasitas pesawat terbang adalah empat orang dengan kecepatan 326/jam dan daya jelajah 1.713 km di ketinggian maksimal 5.639 meter. Pada periode II (2015-2019), TNI AL berkomitmen membangun kekuatan, khususnya pesawat udara, yakni helikopter antikapal selam (11 unit), helikopter antikapal permukaan air (8), helikopter angkut taktis (4), CN235-2000 Patmar (3), dan sejumlah simulator.

M ridwan/ant
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved