Gara-gara Bisnis Burung, Pemuda Bunuh Teman

Selasa, 21 April 2015 - 10:28 WIB
Gara-gara Bisnis Burung,...
Gara-gara Bisnis Burung, Pemuda Bunuh Teman
A A A
JAKARTA - Usai menghabisi temannya, Makmur alias Keong, 25, Senin (13/4), pelaku pembunuhan bernama Wahyudi, 23, akhirnya ditangkap polisi kemarin. Petugas membekuk warga Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat itu di tempat persembunyiannya di Karawang, Jawa Barat.

Wahyudi mengaku membunuh temannya yang jagoan kampung itu lantaran bisnis jual beli burung seharga Rp100.000. Saat itu korban yang mabuk mendatangi Wahyudi yang sedang bersama anaknya di salah satu rumah tetangga. ”Dia (Makmur) tanya mana pembelinya? Saya bilang orangnya lagi mandi. Makmur marah karena ucapan saya, lalu dia ngajak berantem,” ucap dia di Polres Jakarta Barat.

Kesal karena menghina di depan anaknya, pelaku kemudian mengantar anaknya pulang. Dia merencanakan duel dengan Makmur. Bermodal badik, pelaku mendatangi korban yang tengah nongkrong bersama temannya pada malam hari. Duel sengit pun terjadi. Karena kalah postur badan, pelaku tersudut hingga akhirnya mengeluarkan badik dan langsung menusuk perut korban sebanyak empat kali lalu satu tusukan di leher.

”Kami masih menyelidiki kasus ini karena dari hasil pemeriksaan belum ada niat untuk membunuh. Badik yang dibawa pelaku untuk berjaga-jaga. Karena itu, kami mendakwa pelaku dengan Pasal 338 KUHP,” kata Wakapolres Jakarta Barat AKBP Ujang Bahtiar. Di bagian lain, dua pelaku kejahatan asal Lampung yang ditembak mati di Cijantung, Jakarta Timur, berinisial DW, 28, dan AS, 31. Kelompok ini sudah diintai selama tiga minggu sebelum akhirnya terlibat baku tembak dengan polisi.

”Saat disergap, dua pelaku meletupkan tembakan ke arah mobil polisi yang menghadang. Tapi, polisi cepat membalas hingga mengenai dua pelaku. Keduanya jatuh dari sepeda motor, lalu tiga pelaku lain kabur,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto kemarin. Sementara itu, dua pelaku spesialis perampokan rumah mewah dibekuk jajaran Polresta Depok.

Keduanya yakni GS, 52, dan MN, 46, yang ditangkap di rumah kontrakan di Jalan Raya Bogor, Minggu (12/4). Mereka merampok toko material milik Hartono di Jalan Radar Auri, Cisalak, Depok, 23 Desember 2014. Komplotan ini juga pernah beraksi di rumah mewah milik artis era 80-an, Octarina Farouk Afero, di Cinangka, Sawangan, Depok, 12 Agustus lalu. Dalam tiap aksinya mereka berbekal senjata tajam dan senjata api. Korbannya selalu disekap menggunakan tali.

Yan yusuf/ helmi syarif/ r ratna purnama
()
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved