Budaya Nusantara Bisa Bentengi Ancaman Globalisasi

Selasa, 21 April 2015 - 10:07 WIB
Budaya Nusantara Bisa...
Budaya Nusantara Bisa Bentengi Ancaman Globalisasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengajak semua pihak untuk memiliki tanggung jawab melestarikan budaya Nusantara.

Sebab, kata Puan, budaya Nusantara merupakan benteng yang melindungi bangsa Indonesia dari ancaman globalisasi dan modernisasi. ”Kekayaan Nusantara ini harus dapat diwariskan secara turun-temurun hingga ke generasi berikutnya sehingga generasi berikutnya menjadi bagian dari kebudayaan Nusantara,” ujar Puan dalam acara peringatan puncak HUT ke-40 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di TMII, Jakarta, tadi malam.

Puan mengatakan, TMII merupakan salah satu wahana perlindungan pelestarian budaya bangsa yang dapat merepresentasikan keberagaman budaya bangsa dan media untuk melestarikan dan mengimplementasikan nilai adat dan kebudayaan Indonesia. Menurut Puan, pemerintah mengapresiasi keberadaan TMII selama ini dengan menetapkan lembaga tersebut dalam batu prasasti dengan tulisan ”Melestarikan dan Menggelorakan Semangat Bhinneka Tunggal Ika ”.

Oleh karena itu, kata Puan, keberadaan TMII diharapkan dapat mempertebal rasa cinta tanah air, memupuk dan membina rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta menjunjung tinggi kebudayaan Indonesia. ”Kita semua dapat menggunakan fungsi tradisi dan seni budaya dalam kehidupan masyarakat sebagai media pendidikan, penerangan, hiburan, alat kontrol sosial, serta pemeliharaan nilai dan norma adat dengan tujuan menciptakan kesejahteraan rakyat,” ujar Puan.

Untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, kata Puan, Indonesia harus berketuhanan, berperikemanusiaan, mempunyai jiwa persatuan, jiwa demokrasi dan selalu menjunjungtinggi musyawarah untuk mencapai mufakat sehingga terwujud rasa Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Puan, nilainilai Pancasila tersebut perlu diamalkan dengan menciptakan kerukunan antarsesama yang merupakan modal untuk tetap menjaga keutuhan bangsa. ”Kini saatnya kewajiban kita untuk memelihara dan meneruskan perjuangan menuju masa depan masyarakat dan bangsa Indonesia yang bersatu, berdaulat, mandiri, aman dan sejahtera,” ungkapnya.

Direktur Operasional TMII Ade F Meyliala mengatakan, menyambut HUT TMII kali ini, pihaknya menggelar pekan budaya di mana selama sepekan mulai dari Senin (13/4) hingga Senin (20/4) digelar berbagai hiburan menarik. Bahkan saat acara puncak, seluruh pengunjung TMII dibebaskan dari biaya tiket masuk.

Adapun untuk kegiatan budaya yang digelar, di antaranya pameran kriya karya Nusantara yang memamerkan produk tekstil Nusantara unggulan seperti kain tenun, batik, songket. Kemudian ada parade busana daerah diikuti duta-duta terbaik dari 34 provinsi serta sejumlah pameran dan hiburan lainnya.

Rahmat sahid
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved