Ibas dan Syarief Hasan Dinilai Tabrak Aturan Partai

Senin, 20 April 2015 - 17:18 WIB
Ibas dan Syarief Hasan...
Ibas dan Syarief Hasan Dinilai Tabrak Aturan Partai
A A A
JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dinilai melanggar aturan partai. Karena surat pemecatan tiga kader Partai Demokrat asal Jawa Timur yang ditandatangani mereka dinilai tak sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Mereka yang dipecat itu Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk Basuki, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pasuruan Dendy Kukuh Santoso, dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Dadik Risdaryanto.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk, Basuki, mengatakan secara legal hingga kini dirinya masih menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk periode 2012-2017. Dia mendapatkan kabar pencopotan yang dinilainya secara sepihak itu justru dari kawan dan Kesbangpol Linmas.

"Ada rumor kami di-Plt. Saya ditanya kawan-kawan, tapi saya sendiri tidak tahu," kata Basuki dilansir oleh tim kuasa hukumnya di bilangan Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Basuki mengaku tidak percaya bahwa dirinya telah dicopot dari jabatannya secara sepihak. "Saya sih enggak yakin di-Plt. Karena Demokrat itu santun bermartabat seperti disampaikan Pak SBY. Sampai saat ini saya belum permah terima surat tentang Plt. Tahu-tahu ada selebaran kertas ditandatangani Syarief Hasan dan Ibas," katanya.

Atas kejadian ini, Basuki mengaku bahwa pihaknya sudah sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas pada November 2014 lalu. Selain itu, pihaknya juga melayangkan surat ke DPP Partai Demokrat ihwal Ketua DPC Kabupaten Nganjuk.

"Kalau benar SK diteken Syarief Hasan, saya tak bisa terima. Sebagai ketua harian dia tak boleh asal teken. Saya mohon SBY untuk mengembalikan hak politik saya agar dapat digunakan pada Kongres mendatang," katanya.(ico)
(kur)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved