22 Persen Pengguna Narkoba Adalah Pelajar & Mahasiswa

Rabu, 15 April 2015 - 17:58 WIB
22 Persen Pengguna Narkoba...
22 Persen Pengguna Narkoba Adalah Pelajar & Mahasiswa
A A A
JAKARTA - Banyaknya penyalahgunaan narkoba yang melibatkan remaja, membuat SMP Garuda Cendekia Jakarta, mengunjungi Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mendapat pencerahan mengenai permasalahan narkoba dan upaya pencegahannya.

Penyuluh Deputi Bidang Pencegahan BNN, Eva Fitri Yuanita mengatakan, berdasarkan data BNN, 22 persen penyalahguna narkoba adalah pelajar dan mahasiswa.

"Iya saat ini banyak sekali anak remaja yang menjadi pemakai narkoba," tegas Eva kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Dia mengatakan, narkoba adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran dan menghilangkan rasa atau mengurangi rasa nyeri.

Narkoba golongan I, kata Eva adalah narkoba yang hanya digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan untuk terapi serta mempunyai potensi yang sangat tinggi menimbulkan ketergantungan, contohnya kokain, opium, heroin dan desomorfina.

"Adapun narkotika golongan II adalah narkotika yang berkhasiat pengobatan dan digunakan sebagai pilihan terakhir dalam terapi/untuk pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi menimbulkan ketergantungan. Seperti alfasetilmetadol, betametadol, diampromida," paparnya.

"Sedangkan narkoba golongan III adalah narkoba yang dalam terapi dan atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan menimbulkan, contohnya kodein, asetildihidrokodeina, polkadina, dan propiram," imbuhnya.

Semantara, Syifa Amali Guru SMP Garuda Cendekia menerangkan, pihaknya khawatir narkoba menyerang anak didiknya. Oleh karenanya, pihak sekolah melakukan langkah preventif untuk melindungi mereka dari penyalahgunaan narkoba dengan cara meminta informasi dari BNN.

"Apalagi mereka ini adalah penerus kepemimpinan nasional. Jadi pihak sekolah harus benar-benar memberikan perlindungan dan pengawasan," tutur Syifa.

Kunjungan itu juga bertepatan dengan kegiatan tahunan sekolah untuk pelajaran IPA khususnya materi tentang pengenalan zat adiktif dan obat-obatan terlarang. "Harapannya anak-anak bisa lebih aware (peduli) sama diri mereka sendiri," sambung Syifa.
(maf)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 22 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved