Cari Bukti Baru, Bareskrim Geledah Lima Lokasi

Kamis, 09 April 2015 - 09:56 WIB
Cari Bukti Baru, Bareskrim...
Cari Bukti Baru, Bareskrim Geledah Lima Lokasi
A A A
JAKARTA - Sejumlah penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Mabes Polri menggeledah lima lokasi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat kemarin terkait kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) 2014.

Dalam kasus tersebut dua orang ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman.

Lima lokasi tersebut yaitu Kantor PT Offistar (rekanan proyek UPS), rumah Harry Lo (Direktur PT Offistar), Kantor Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, rumah pribadi Alex Usman, serta Kantor Istana Multimedia di Mangga Dua Square, Jakarta Utara.

Berdasarkan pantauan KORAN SINDO, penggeledahan yang dilakukan sejak pukul 07.00 hingga 15.30 WIB dilakukan secara tertutup dengan enam penyidik di masing-masing lokasi. Dari lima tempat itu, para penyidik memeriksa sebagian besar dokumen dan laptop yang diduga berkaitan dengan transaksi pengadaan UPS.

Ditemui di sela penyidikan di Kantor Sudin Pendidikan Wilayah II (dulu Sudin Pendidikan Menengah) Jakarta Barat, penyidik AKBP Aneke mengatakan, pihaknya menggeledah hampir seluruh ruangan. Namun, ada ruangan yang menjadi fokus penyidikan yakni ruang bendahara eks pendidikan menengah dan ruang eks sarana dan prasarana (bekas ruang Alex).

”Dari ruangan itu kami periksa beberapa tumpukan dokumen dan laptop yang diduga digunakan Alex. Dua barang tersebut kami sita ke Mabes Polri untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Aneke.

Dari dokumen yang diamankan, salah satunya bukti pembayaran dan dokumen harga terkait UPS yang saat ini telah terpasang di sejumlah sekolah menengah dan kejuruan.

Di kediaman pribadi Alex Usman, Jalan Duri Kencana IV No 9, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, penyidik lainnya Kompol Yudhistira menjelaskan, terdapat 30 dokumen, satu laptop, dan satu unit printer yang disita dari rumah mewah berlantai dua itu. ”Semuanya dibawa ke Mabes Polri untuk diteliti dan dipelajari,” ujarnya.

Hanya, sekalipun penyidikan dan penggeledahan sejak pagi, para penyidik tidak menemukan keberadaan Alex. ”Dia (Alex) tidak menemani kami, hanya istri, anak perempuannya, dan pengurus RT/RW yang ada. Saya kurang paham di mana keberadaannya (Alex),” kata Yudhistira.

Kuasa hukum Alex Usman, Zul Armain Azis, mengatakan, pihaknya akan bersikap kooperatif dalam penyidikan ini. Meski demikian, penggeledahan di beberapa lokasi tersebut dilakukan secara mendadak. ”Enggak ada informasi sebelumnya soal penggeledahan,” ucap mantan pengacara Susno Duadji itu.

Ditanya soal keberadaan Alex setelah ditetapkan sebagai tersangka, dia enggan membicarakan lebih detail. Menurut dia, saat ini Alex berada di sebuah tempat dan dipastikan tidak akan kabur. ”Masih ada di Jakarta,” kata Zul.

Penyidik Polri akan terus mengusut pihak yang menerima aliran dana dari hasil penggelembungan anggaran pengadaan UPS baik itu eksekutif, legislatif, maupun swasta. Pengadaan UPS bagi 49 sekolah di wilayah DKI Jakarta diduga terjadi mark up anggaran sebesar Rp5,8 miliar per unit.

Yan yusuf
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved