Diduga Uji Kesaktian dengan Tenggak Racun

Rabu, 08 April 2015 - 10:47 WIB
Diduga Uji Kesaktian...
Diduga Uji Kesaktian dengan Tenggak Racun
A A A
SEMARANG - Teka- teki tewasnya pasangan suami istri (pasutri) Sukarman dan Suparni serta seorang tamu, Sugianto, di rumah mereka di Desa Penang-gungan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (6/4), mulai menemui titik terang. Mereka meninggal karena racun.

Sebelum tragedi itu terjadi, para korban konon melakukan ritual uji kesaktian. Namun, saat jajal menenggak racun, mereka tewas. ”Sampai saat ini kami masih lakukan penyelidikan. Ada satu orang saksi kunci yang masih kami dalami. Bisa saja dia akan meningkat statusnya sebagai tersangka,” ungkap Kapolres Pati AKBP Budi Haryanto kemarin.

Kendati demikian, Budi belum bisa menyimpulkan apakah para korban itu menenggak racun sendiri atau diminumkan orang lain. Saksi kunci yang disebut itu berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan melarikan diri saat terjadi insiden.

”Ada barang bukti yang diamankan, cairan (di dalam gelas). Semua masih didalami. Cairan di lambung dan usus (para korban) juga diambil. Sekarang masih diteliti di Labfor (Laboratorium Forensik Bareskrim Polri Cabang Semarang),” tambah perwira menengah Polri yang tak lama lagi bertugas sebagai wakil direktur reserse kriminal umum Polda Jawa Tengah itu.

Dugaan ada ritual tertentu sebelum para korban tewas itu dikuatkan hasil autopsi petugas Bidang Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah dini hari kemarin. ”Lambungnya kosong dan memerah. Bisa jadi mereka puasa sehari sebelumnya,” ungkap Kepala Sub Bidang Kedokteran Kepolisian Bid Dokkes Polda Jawa Tengah AKBP Summy Hastry Purwanti saat dihubungi KORAN SINDO via telepon seluler.

Hastry menyebut, tewasnya para korban itu bersamaan yakni pada Senin (6/4) sekitar pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. ”Penyebab kematian mereka karena keracunan. Jenis racunnya masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor. Sampel sedang diteliti. Memang ditemukan cairan dalam gelas di masing-masing kamar tempat para korban tewas,” beber Hastry.

Tiga korban tewas itu ditemukan pada Senin (6/4) sekitar pukul 11.30 WIB oleh anak pasutri tersebut. Sukarman dan Suparni ditemukan tewas di kamar pribadi, sementara Sugianto didapati meninggal di kamar tamu.

Eka setiawan
(ftr)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Minta Beras ke Kades,...
Minta Beras ke Kades, Warga Miskin di Bengkulu Dipolisikan
Sultan Mahmud Badaruddin...
Sultan Mahmud Badaruddin II, Harimau Palembang yang Menolak Tunduk hingga Diasingkan
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved