Pemerintah Lemah karena Minim Komunikasi & Koordinasi

Rabu, 08 April 2015 - 05:16 WIB
Pemerintah Lemah karena...
Pemerintah Lemah karena Minim Komunikasi & Koordinasi
A A A
JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Universitas Mercu Buana, Heri Budianto mengatakan, dalam pengelolaan persoalan yang menyangkut pemerintahan, hal utama yang penting dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah koordinasi dan komunikasi dengan anggota kabinet.

Tapi, jika koordinasi dan komunikasi antara presiden dan kabinet lemah, maka pemerintah akan terus dikritisi seperti ini.

"Tidak presiden melemparkan kesalahan kepada para menteri karena bagaimanapun juga penanggungjawab pemerintahan adalah presiden," kata Heri Budianto ketika dihubungi di Jakarta, Selasa 7 April 2015.

Oleh karena itu, Heri menyarankan, banyak hal menyangkut koordinasi dan komunikasi yang harus diperbaiki oleh Jokowi, agar tercipta pemerintahan yang seiring sejalan.

Sehingga, setiap kebijakan yang diambil, kemudian dikritisi publik, lalu di kemudian hari batal begitu saja. "Mengelola pemerintahan harus cermat karena ini menyangkut 250 juta penduduk Indonesia," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved