Pemimpin DPR dan Jokowi Akan Bahas Ini di Rapat Konsultasi
Senin, 06 April 2015 - 10:41 WIB
Pemimpin DPR dan Jokowi Akan Bahas Ini di Rapat Konsultasi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama beberapa menteri Kabinet Kerja dipastikan akan melaksanakan rapat konsultasi bersama pemimpin DPR dan seluruh ketua Fraksi di DPR.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, rapat konsultasi ini akan membahas soal isu-isu politik terkini dan juga pencalonan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Kapolri.
"Jadi dua hal itu yang jadi poin mengemuka. Kita harapkan pertama, pimpinan dewan menyampaikan apresiasi ke presiden dan harapkan bisa cairkan komunikasi politik yang efektif antara pimpinan DPR, fraksi dan pemerintah," ujar Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2015).
Pemimpin DPR, lanjut dia, juga akan meminta penjelasan terkait ‎Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). "Tentunya nanti akan kita dengarkan penjelasan presiden. DPR dukung kaitkan apa program strategis presiden seperti KIS."
"Dalam hal ini semula sempat dikhawatirkan ada kondisi deadlock, ternyata komitmen kami lancar sehingga terkait APBN-P menjadi bagian mengemuka termasuk BBM, rupiah secara prinsip banyak posisi," jelasnya.
Taufik menambahkan, prosedur dalam rapat konsultasi tersebut sama seperti proses konsultasi dari pemimpin DPR. Para pemimpin fraksi juga akan memberikan masukan kepada Presiden Jokowi.
"Saya belum tahu terbuka atau tertutup tergantung forum kesepakatan. Tapi nanti setiap fraksi diberi waktu untuk berikan masukan dan saran kepada presiden," tandasnya.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, rapat konsultasi ini akan membahas soal isu-isu politik terkini dan juga pencalonan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Kapolri.
"Jadi dua hal itu yang jadi poin mengemuka. Kita harapkan pertama, pimpinan dewan menyampaikan apresiasi ke presiden dan harapkan bisa cairkan komunikasi politik yang efektif antara pimpinan DPR, fraksi dan pemerintah," ujar Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2015).
Pemimpin DPR, lanjut dia, juga akan meminta penjelasan terkait ‎Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). "Tentunya nanti akan kita dengarkan penjelasan presiden. DPR dukung kaitkan apa program strategis presiden seperti KIS."
"Dalam hal ini semula sempat dikhawatirkan ada kondisi deadlock, ternyata komitmen kami lancar sehingga terkait APBN-P menjadi bagian mengemuka termasuk BBM, rupiah secara prinsip banyak posisi," jelasnya.
Taufik menambahkan, prosedur dalam rapat konsultasi tersebut sama seperti proses konsultasi dari pemimpin DPR. Para pemimpin fraksi juga akan memberikan masukan kepada Presiden Jokowi.
"Saya belum tahu terbuka atau tertutup tergantung forum kesepakatan. Tapi nanti setiap fraksi diberi waktu untuk berikan masukan dan saran kepada presiden," tandasnya.
(kri)