Pemblokiran Hidayatullah.com Dinilai Berdampak Luas

Minggu, 05 April 2015 - 19:05 WIB
Pemblokiran Hidayatullah.com...
Pemblokiran Hidayatullah.com Dinilai Berdampak Luas
A A A
JAKARTA - Pemimpin Redaksi (Pemred) Hidayatullah.com, Mahladi mengatakan, pemblokiran yang dilakukan terhadap situsnya oleh Kemenkominfo sangat berdampak luas.

Pasalnya, Hidayatullah.com memiliki ratusan pesantren di seluruh Indonesia. Sehingga kata dia, masyarakat jadi menganggap Hidayatullah.com itu teroris.

"Kami punya ratusan pesantren di Indonesia. Dengan diblokirnya situs kami ini, orang-orang menganggapnya kami adalah teroris," ujar Mahladi di Kantor AJI, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2015).

Menurutnya, pemerintah harus hati-hati dalam memblokir situs Islam, hal itu lantaran masyarakat bisa saling curiga dengan organisasi, institusi yang mengkaji soal Islam.

"Ini dampaknya luas sekali. Jika kami tidak terbukti memposting konten yang radikal, mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada kami lagi itu sulit. Jangan sampai masyarakat menjadi saling curiga, ini bahaya sekali," jelasnya.

Diapun mengungkapnya, pihaknya telah meminta penjelasan terhadap Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Namun ,‎pihak Kemenkominfo mengaku tidak berhak menjelaskan alasan pemblokiran. Yang berhak adalah BNPT. Kemenkominfo pun hanya berhak melakukan pemblokiran saja.

"Kami bertanya kepada pihak BNPT, tolong tunjukkan di mana salah kami. Kami katanya dituding mengajak orang berbaiat ISIS, perang di Suriah, mana buktinya," jelasnya.

Namun pihak BNPT, kata dia, malah tidak mengerti mengapa situs Hidayatullah.com diblokir. "‎Respons dari pihak BNPT yang menerima kami yaitu Pak Irfan, dia hanya menepuk jidatnya sambil bilang, baik, kami akan melakukan kajian lagi," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Media Harus Tanamkan...
Media Harus Tanamkan Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan
Kebakaran Jakarta Islamic...
Kebakaran Jakarta Islamic Center Jadi Pemberitaan Media Asing
Kunjungi iNews Media...
Kunjungi iNews Media Group, Kadispenad Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
IJTI Imbau Media Tidak...
IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
iNews Media Group Temui...
iNews Media Group Temui Mensos Risma Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved