Tiga Pilihan Elite Golkar Redam Konflik Hadapi Pilkada

Jum'at, 03 April 2015 - 09:07 WIB
Tiga Pilihan Elite Golkar...
Tiga Pilihan Elite Golkar Redam Konflik Hadapi Pilkada
A A A
JAKARTA - Elite Partai Golkar dinilai butuh langkah khusus untuk menurunkan tensi politik agar bisa duduk bersama dan membicarakan yang terbaik untuk menghadapi pilkada.

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi mengatakan, bergantung pada kebijakan dan keputusan dari Kemenkumham hanya akan membuat Partai Golkar kehilangan soliditas dan kekuatan politiknya.

"Dibutuhkan langkah-langkah untuk menemukan kata sepakat untuk setidaknya mewakili Partai Golkar dalam pilkada di sejumlah daerah," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Jumat (3/4/2015).

Menurutnya, ada tiga pilihan bagi kedua kubu untuk bersepakat meredam konflik berkepanjangan untuk menyukseskan penyelenggaraan pilkada. Pertama, inisiatif dari kedua kubu untuk berembug untuk menyepakati kepengurusan persatuan.

"Sehingga ada share kekuasaan dan posisi yang berimbang antar dua kubu. Kedua, meminta mediasi dari figur yang netral dan dihormati kedua belah pihak bisa saja figur itu BJ Habibie atau yang lainnya," ucap dia.

Kata Muradi, mediasi ini bisa menghasilkan jangka pendek terbatas pada kepentingan untuk pilkada saja atau hingga pelaksanaan munas bersama untuk mengakhiri kekisruhan tersebut.

"Ketiga, meminta otoritas politik seperti Kemenkumham dan KPU untuk memutuskan kubu mana yang dapat dijadikan rujukan bagi otoritas mewakili kadernya dalam pilkada. Bisa saja hal ini disepakati masing-masing kubu bersepakat berdasarkan pada zonaisasi atau berbasis pada jumlah provinsi dan kabupaten/kota," jelasnya.

Dia menambahkan, dari tiga pilihan tersebut, harus ditegaskan bahwa kedua kubu harus bersepakat untuk tidak melibatkan pihak eksternal seperti Koalisi Merah Putih (KMP) atau juga figur politik yang tidak netral hanya untuk sekadar mendapatkan legitimasi politik semu belaka.

"Karena hanya akan makin membuat suasana makin tegang dan tidak menuntaskan permasalahan," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Golkar Bidik Kandidat...
Golkar Bidik Kandidat Pemenang Pilkada di Sulsel jadi Ketua
Pimpin DPD II Golkar...
Pimpin DPD II Golkar Barru, Mudassir Kembali Bidik Pilkada
Airlangga Hartarto Hadiri...
Airlangga Hartarto Hadiri Bimtek Pilkada Serentak Partai Golkar
SOKSI Kawal Pelaksanaan...
SOKSI Kawal Pelaksanaan PIlkada Serentak 2020
Partai Golkar-Gerindra...
Partai Golkar-Gerindra Sepakat Berkoalisi di Sejumlah Pilkada
Kantongi SK Golkar Sulsel,...
Kantongi SK Golkar Sulsel, TP Ajak Kader Menangkan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved