Senin, Jokowi Datang ke DPR Jelaskan Soal Kapolri
Rabu, 01 April 2015 - 18:28 WIB
Senin, Jokowi Datang ke DPR Jelaskan Soal Kapolri
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan datang ke Gedung DPR pada Senin 6 Maret mendatang. Dia datang untuk memberikan penjelasan terkait pengajuan calon Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkpolhukam) Tedjo Edhy Purdijatno menjelaskan Presiden ke Gedung DPR untuk menjelaskan kepada pemimpin DPR terlaot pembatalan pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri dan pengajuan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru.
"Di DPR, materinya hanya bahas pergantian Kapolri. Pelaksanaannya hari Senin. (Presiden) hadir pagi jam 10 kalau enggak salah," kata Tedjo di Komplek Istana, Jakrta, Rabu (1/4/2015).
Tedjo mengatakan, Presiden akan didampingi oleh menteri terkait. Tapi, belum bisa dipastikan siapa yang akan mendamping Jokowi nanti. "Yang perlu aja sesuai keinginan beliau," tandasnya.
Menurut dia, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno sudah menyiapkan jawaban tidak berbentuk tertulis. Pasalnya, pertemuan akan berlangsung cukup santai.
"Enggak perlu tertulis. Jadi bicara santai aja, penuh keakraban, sebagai kunjungan balasan karena DPR sudah ke Istana sekarang kita ke DPR lebih tepatnya silaturahmi," tegas Tedjo.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkpolhukam) Tedjo Edhy Purdijatno menjelaskan Presiden ke Gedung DPR untuk menjelaskan kepada pemimpin DPR terlaot pembatalan pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri dan pengajuan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru.
"Di DPR, materinya hanya bahas pergantian Kapolri. Pelaksanaannya hari Senin. (Presiden) hadir pagi jam 10 kalau enggak salah," kata Tedjo di Komplek Istana, Jakrta, Rabu (1/4/2015).
Tedjo mengatakan, Presiden akan didampingi oleh menteri terkait. Tapi, belum bisa dipastikan siapa yang akan mendamping Jokowi nanti. "Yang perlu aja sesuai keinginan beliau," tandasnya.
Menurut dia, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno sudah menyiapkan jawaban tidak berbentuk tertulis. Pasalnya, pertemuan akan berlangsung cukup santai.
"Enggak perlu tertulis. Jadi bicara santai aja, penuh keakraban, sebagai kunjungan balasan karena DPR sudah ke Istana sekarang kita ke DPR lebih tepatnya silaturahmi," tegas Tedjo.
(dam)