Bangun Rumah dari 12.000 Botol

Senin, 30 Maret 2015 - 10:32 WIB
Bangun Rumah dari 12.000...
Bangun Rumah dari 12.000 Botol
A A A
BOTOL tak terpakai pada umumnya dibuang orang di tempat sampah. Lain halnya dengan yang dilakukan Hamidullah Ilchibaev.

Ia membangun sebuah rumah unik yang hampir seluruhnya terbuat dari botol sampanye. Karya arsitek unik yang dilakukan pria 52 tahun ini terletak di Kota Chelyabinsk, Rusia. Rumah botol ini sekarang menjadi terkenal dan sering dikunjungi wisatawan.

Ide membangun rumah dari botol muncul setelah Hamidullah kehilangan putra keduanya yang meninggal secara tragis saat usia 18. Rumah botol itu didedikasikan untuk mengenang putra keduanya. Ia mulai mencari bahan baku yang cocok untuk membangun rumah eksentrik di atas tanah seluas 99 meter persegi.

Selama tiga tahun lamanya, ia mengumpulkan botol sampanye dari restoran hingga akhirnya ia berhasil mengumpulkan 12.000 botol bekas minuman. “Ketika saya mulai membangun, aku bahkan tidak membayangkannya bahwa terdapat begitu banyak botol sampanye yang berbeda,” ungkapnya seperti dikutip Odditynews. Ada beragam variasi botol yang dia kumpulkan.

Selain warna dan kualitas, ukuran dan bentuknya juga berbeda-beda. Dia menyiasatinya dengan memotong botol agar memiliki ukuran yang sama. Hamidullah menggunakan botol layaknya batu bata. Untuk memberikan suhu ruangan tetap hangat, dia membuat celah seukuran diameter jari di antara ribuan botol yang ditata.

Jika dilihat dari luar rumah, semua orang dapat melihat dasar botol menghasilkan warna hijau pada dinding. Dari dalam meskipun terlihat seperti rumah biasa, Anda tak dapat mengira bahwa dinding itu terbuat dari botol.

Jika Anda mempertanyakan perihal kekokohan bangunan, Hamidullah meyakinkan bahwa rumah ini cukup kuat. Dia berharap rumah botolnya dapat bertahan hingga 100 tahun. Perawatan rumah menjadi prioritasnya.

Jika ada salah satu botol yang pecah, Hamidullah sangat gampang menggantinya. Menariknya, biaya rumah botol ini lima kali lebih murah dibandingkan membangun sebuah rumah dengan bahan baku biasa.

arvin
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved