PM Kanada Kirim Pilot ke Suriah

Jum'at, 27 Maret 2015 - 14:02 WIB
PM Kanada Kirim Pilot...
PM Kanada Kirim Pilot ke Suriah
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri (PM) Kanada Stephen Harper berencana mengirimkan pilot tempur untuk melakukan serangan udara terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di wilayah udara Suriah.

Harper juga menginginkan ada penguatan militer Kanada di Suriah. Harper mengajukan proposal kepada parlemen untuk memperpanjang misi tempur Kanada melawan ISIS sampai Maret 2016. Harper juga menginginkan Angkatan Bersenjata Kanada untuk terus berada di Suriah. Proposal ini, menurut Harper, salah satu upaya Kanada melakukan tindakan kemanusiaan dan diplomatik.

Namun, upaya ini ditolak kubu oposisi dan menyebutnya sebagai rencana idiot. Partai oposisi menilai Kanada tidak berhak campur tangan dalam masalah Suriah dan ISIS. Lagipula, tidak ada hukum internasional yang melegalkan Kanada ikut menyerang Suriah. Tapi, Harper berkilah campur tangan Kanada dibutuhkan untuk membantu warga Suriah.

”Jika partai oposisi menilai campur tangan kami kepada Suriah membawa risiko hukum, kami akan mengambil langkah hukum juga untuk memenangkan perkara ini. Masalah kemanusiaan di Suriah tidak bisa lagi diabaikan,” ungkap Harper, dilansir CBC News. Stephen Joseph Harper adalah pemimpin Partai Konservatif. Harper menjadi PM ke-22 sejak 2006. Dia membentuk pemerintahan minoritas setelah Pemilu 2006.

D i a PM pertama yang berasal dari Partai Konservatif. Sebelumnya Harper menjadi anggota parlemen (MP) mewakili Calgary di Alberta Southwest sejak 2002. Pada 1993-1997 dia anggota parlemen untuk Calgary Barat. Harper juga tercatat sebagai salah satu anggota pendiri Partai Reformasi. Pada 2002 dia berhasil menjadi pemimpin Aliansi Kanada (penerus Partai Reformasi) dan kembali ke parlemen sebagai Pemimpin Oposisi.

Pada 2003 Harper mencapai kesepakatan dengan pemimpin Progresif Konservatif Peter MacKay untuk penggabungan dua partai mereka membentuk Partai Konservatif Kanada. Ia terpilih sebagai pemimpin noninterim pertama partai pada Maret 2004. Sejak menjabat sebagai PM, Harper sangat tertarik pada konflik Timur Tengah. Dia bahkan mengunjungi Afghanistan pada akhir 2006 lalu.

Rini agustina
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved