DPR Pertimbangkan Usulan Pemerintah Soal Perppu ISIS

Selasa, 24 Maret 2015 - 21:58 WIB
DPR Pertimbangkan Usulan...
DPR Pertimbangkan Usulan Pemerintah Soal Perppu ISIS
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu), untuk memberi kepastian hukum terhadap sejumlah warga Indonesia yang dicurigai telah bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

Menurut Wakil Ketua DPR Fadli Zon, DPR masih akan melihat urgensi dari rencana Perppu tersebut. "Apakah tidak bisa tertampung oleh undang-undang yang sekarang," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

DPR kata dia, akan mengkaji apakah sudah ada undang-undang yang mengatur keberadaan mereka. Sehingga Perppu bisa sinergi dengan peraturan yang sudah baku.

"Kalau harus ada Perppu ISIS yang saya kira, yang saya rasa masih bisa dihadapi dengan perangkat (hukum) yang ada," katanya.

Maka itu, menurut Politikus Gerindra ini, Perppu yang diajukan pemerintah akan dipertimbangkan berdasarkan kepentingan dan kegunaannya. "Saya kira pasti akan dihadapkan pilihan diterima atau ditolak," tukasnya.

Wacana Perppu dimunculkan pemerintah guna menangkal bergabungnya warga Indonesia dengan kelompok ISIS. Sejauh ini para terduga orang yang dituding menjadi bagian kelompok ISIS masih belum bisa ditindak karena tak masuk dalam UU darurat terorisme.

Chep Hermawan yang disebut-sebut sebagai jaringan kelompok ISIS di Indonesia sempat ditangkap polisi (tahun 2014) kemudian dibebaskan karena tidak terbukti melakukan tindakan terorisme meskipun polisi menemukan barang bukti berupa atribut dan simbol ISIS.

Belum lagi penggerebekan disertai penangkapan sejumlah orang oleh polisi yang diduga menjadi bagian kelompok ISIS berpotensi akan lepas dari jeratan hukum. Hal ini yang menjadi perhatian pemerintah.
(maf)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved