Kubu Ical Dinilai Berlebihan Tangani Konflik Golkar

Sabtu, 21 Maret 2015 - 17:56 WIB
Kubu Ical Dinilai Berlebihan...
Kubu Ical Dinilai Berlebihan Tangani Konflik Golkar
A A A
JAKARTA - Partai Golkar yang dipimpin Aburizal Bakrie (Ical) dinilai berlebihan dalam menangani konflik internal dengan pihak Agung Laksono yang hingga kini belum juga berakhir.

Pasalnya, penyelesaian konflik dualisme yang dilakukan kubu Ical lebih banyak didominasi dengan tindakan di luar mekanisme internal partai. Salah satunya dengan melaporkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly ke Bareskrim Mabes Polri.

"Karena sudah membawa kepengurusan partai keluar dari mekanisme internal penyelesainnya, dengan hak angket, lalu ke kepolisian, menarik gugatan di Jakbar (Jakarta Barat), di Jakut (Jakarta Utara) lalu di PTUN," kata pengamat politik dari Populi Center Nico Harjanto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015).

Ia mengakui, kubu Ical memiliki hak untuk menggunakan jalur hukum. Akan tetapi, penyelesaian konflik intenal partai seeloknya dilaksanakan dengan mekanisme yang telah ada.

"Saya kira itu memang tindakan hukum yang bisa mereka ambil. Tetapi, proses politik itu dialogis, negosiasi di antara mereka sendiri," jelasnya.

Nico menegaskan, konflik internal Partai Golkar ini sendirinya merugikan partai berlogo pohon beringin tersebut. "Politisi di Partai Golkar harusnya sadar kalau mereka selalu terlibat dalam konflik yang rugi mereka sendiri," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved