PAN Mulai Berseberangan dengan KMP

Selasa, 17 Maret 2015 - 21:18 WIB
PAN Mulai Berseberangan...
PAN Mulai Berseberangan dengan KMP
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan tidak ikut mendukung rencana penggunaan hak angket terhadap Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.

Sikap PAN ini berbeda dengan sikap Koalisi Merah Putih (KMP) yang menyatakan siap menggalang penggunaan hak angket. Hak itu digunakan untuk menyelidiki kebijakan Menkumham yang mengesahkan Partai Golkar kubu Agung Laksono.

"PAN di seluruh Indonesia termasuk Jakarta, ‎rakyat jenuh kalau politik gaduh, DPR gaduh, DPRD gaduh, berisik, ribut. Oleh karena itu PAN tidak ingin jadi bagian yang gaduh-gaduh," tutur Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Menurut Zulkifli, PAN ingin menjadi partai yang bisa memberikan solusi kepada rakyat dan mengutamakan kepentingan rakyat.. "Sekarang harga naik, nilai tukar juga naik karena apa-apa impor," ujar Ketua MPR itu.

Oleh karena itu, Zulkifli menandaskan lebih baik jika suasana politik menyejukan dan rakyat mendapatkan harapan untuk mendapatkan kehidupan lebih baik.

"Lelah kalau mendengar para elite, pemerintah terus bertarung karena tidak henti-henti saling melapor dan mengangket," tandas Zulkfli.

Sekadar mengingatkan, PAN semasa kepemimpinan Hatta Rajasa menjadi bagian dari KMP, bersama Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz.

Sementara itu Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai pernyataan Zulkifli belum tentu memastikan PAN tidak ikut mendukung penggunaan hak angket.

"Ketua Fraksi PAN Mas Tjatur telah sependapat dengan ide (hak angket) ini. Karena, Mas Tjatur juga masih Ketua Fraksi PAN, kan pengunduran dirinya ditolak," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
Didukung Golkar-PAN,...
Didukung Golkar-PAN, AIZ-Risma Masih Buru Rekomendasi Parpol Lain
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Zulkifli Hasan Terima...
Zulkifli Hasan Terima Kunjungan Pimpinan Partai Bulan Bintang
PAN Ingin Satu Pilihan...
PAN Ingin Satu Pilihan dan Perjuangan dengan Golkar di Pilpres 2024
Soal Partai Saudara...
Soal Partai 'Saudara PAN', Pengamat: Agresif atau Menghilang
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved