Agung Persilakan Kubu Ical Lapor Polri Dugaan Dokumen Palsu
Selasa, 10 Maret 2015 - 16:28 WIB
Agung Persilakan Kubu Ical Lapor Polri Dugaan Dokumen Palsu
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono mengaku, hak Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) melapor ke Bareskim Polri terkait dugaan pemalsuan dokumen saat Munas Ancol.
"Saya kira itu hak orang untuk melapor. Tapi lebih baik diselesaikan di internal," kata Agung di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (10/3/2015).
Agung mempersilakan pihak Aburizal Bakrie melaporkan ke Bareskim Polri. "Orang mau melapor ya silakan, kita taat hukum," ucap Agung.
Sebelumnya, Bendahara Umum Partai Golkar kubu Munas Bali, Bambang Soesatyo mengatakan, agenda utama pertemuan para Ketua DPD se-Indonesia ini adalah untuk menyampaikan pernyataan bersama untuk menolak Munas Ancol.
Selain itu, pihaknya juga akan mengiventarisir DPD mana saja yang dokumen mandatnya dipalsukan dan dipaksa hadir di Munas Ancol.
Menurut Bambang, kubu Munas Bali kini telah menemukan ratusan dokumen yang diduga dipalsukan oleh Agung Laksono Cs dalam pelaksanaan Munas Ancol tahun 2014 lalu.
"Ada ratusan dokumen. Kita masih verifikasi sekaligus kesaksian-kesaksian. Jika sudah lengkap, dalam waktu dekat (Rabu) kita segera akan laporkan ke Bareskrim Polri," kata Bambang.
"Saya kira itu hak orang untuk melapor. Tapi lebih baik diselesaikan di internal," kata Agung di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (10/3/2015).
Agung mempersilakan pihak Aburizal Bakrie melaporkan ke Bareskim Polri. "Orang mau melapor ya silakan, kita taat hukum," ucap Agung.
Sebelumnya, Bendahara Umum Partai Golkar kubu Munas Bali, Bambang Soesatyo mengatakan, agenda utama pertemuan para Ketua DPD se-Indonesia ini adalah untuk menyampaikan pernyataan bersama untuk menolak Munas Ancol.
Selain itu, pihaknya juga akan mengiventarisir DPD mana saja yang dokumen mandatnya dipalsukan dan dipaksa hadir di Munas Ancol.
Menurut Bambang, kubu Munas Bali kini telah menemukan ratusan dokumen yang diduga dipalsukan oleh Agung Laksono Cs dalam pelaksanaan Munas Ancol tahun 2014 lalu.
"Ada ratusan dokumen. Kita masih verifikasi sekaligus kesaksian-kesaksian. Jika sudah lengkap, dalam waktu dekat (Rabu) kita segera akan laporkan ke Bareskrim Polri," kata Bambang.
(maf)