Golkar Ical dan Agung Diminta Adu Bukti di Mahkamah Partai

Rabu, 25 Februari 2015 - 21:17 WIB
Golkar Ical dan Agung...
Golkar Ical dan Agung Diminta Adu Bukti di Mahkamah Partai
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid meminta Mahkamah Partai menghadirkan peserta Golkar versi Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono. Langkah itu untuk membuktikan kebenaran formal dan materiil.

"Kami membawa 250 saksi tapi yang diperkenankan dalam surat Mahkamah Partai itu 13 saksi, ya kita patuh," ujar Nurdin Halid saat sidang penyelesaian dualisme kepengurusan DPP Partai Golkar, di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Sebagai termohon, pihaknya mengharapkan bisa menghadirkan seluruh peserta munas yang hadir di Munas Bali. Sekaligus untuk mengetahui apakah ada peserta yang hadir di kedua munas tersebut.

"Mereka yang hadir di Bali dan Ancol juga bisa divalidasi oleh Majelis Hakim. Jadi hakim bisa menarik kesimpulan berdasarkan fakta bahwa ternyata yang hadir di Bali yang sah atau yang hadir di Ancol yang sah. Tujuannya untuk mencari kebenaran formal dan materil," katanya.

Mantan Ketua SC Munas Golkar Bali ini menyebutkan, ada 509 peserta yang hadir di Munas Bali. Mereka menyatakan, kesiapannya untuk hadir secara bergiliran.

Misalnya, 50 orang dalam satu hari dan dilakukan marathon selama sepuluh hari. Selanjutnya, kehadiran mereka bisa diukur apakah peserta yang hadir di Munas Bali dan Ancol kuorum atau tidak, dan apakah sesuai AD/ART atau sebaliknya.

"Inikan persoalan sederhana sah atau tidak sah, demokrasi atau tidak demokrasi mudah sekali membuktikannya, hadirkan seluruh peserta Munas Bali dan hadirkan pula seluruh peserta Munas Ancol kemudian di konfrontir," tuturnya.

"Siapa yang merasa diintimidasi. Nah, itu kita tanya juga sehingga Mahkamah Partai bisa menimbang. Itu mudah sekali membuktikannya. Tidak sulit," imbuhnya.

Nurdin berharap, hakim dapat menimbang fakta-fakta yang ada dengan melihat apakah pelaksanaan munas berdasarkan AD/ART atau tidak.

"Ketua, sekretaris benar enggak punya kewenangan, benar enggak dia hadir sesuai AD/ART ada mandat apa enggak," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved