Tim 9 Lega Jokowi Angkat 3 Pemimpin Baru KPK
Rabu, 18 Februari 2015 - 15:27 WIB
Tim 9 Lega Jokowi Angkat 3 Pemimpin Baru KPK
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja memberikan keputusan untuk memberhentikan sementara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, karena sudah berstatus tersangka.
Sebagai gantinya, Jokowi mengusulkan tiga pemimpin baru, mereka adalah Taufiqurrahman Ruqi, Indriyanto Seno Adji dan Deputi Penecegahan KPK Johan Budi SP.
Anggota Tim 9 Imam Prasodjo mengatakan, keputusan Jokowi adalah solusi sementara yang melegakan. Dia berharap keputusan Jokowi dapat memperbaiki polemik yang terjadi di KPK maupun Polri.
"Pak Johan, Pak Ruqi dan Pak Indriyanto adalah sebuah solusi sementara. Mudah-mudahan ini akan bisa menjadi alternatif sementara," ujar Imam di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2015).
Menurutnya, krisis yang terjadi di KPK sekarang jangan sampai berkelanjutan. Dia berharap ketiga pelaksana tugas (plt) Pemimpin KPK itu dapat bekerja dengan baik dan memiliki komitmen kuat dalam memberantas korupsi.
"Tapi yang jelas kalau Pak Johan Budi dan Pak Taufiqurrhman Ruqi itu kita sudah kenal dan mudah-mudahan dia bisa menjalankan fungsinya dengan lebih baik," tandasnya.
Sebagai gantinya, Jokowi mengusulkan tiga pemimpin baru, mereka adalah Taufiqurrahman Ruqi, Indriyanto Seno Adji dan Deputi Penecegahan KPK Johan Budi SP.
Anggota Tim 9 Imam Prasodjo mengatakan, keputusan Jokowi adalah solusi sementara yang melegakan. Dia berharap keputusan Jokowi dapat memperbaiki polemik yang terjadi di KPK maupun Polri.
"Pak Johan, Pak Ruqi dan Pak Indriyanto adalah sebuah solusi sementara. Mudah-mudahan ini akan bisa menjadi alternatif sementara," ujar Imam di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2015).
Menurutnya, krisis yang terjadi di KPK sekarang jangan sampai berkelanjutan. Dia berharap ketiga pelaksana tugas (plt) Pemimpin KPK itu dapat bekerja dengan baik dan memiliki komitmen kuat dalam memberantas korupsi.
"Tapi yang jelas kalau Pak Johan Budi dan Pak Taufiqurrhman Ruqi itu kita sudah kenal dan mudah-mudahan dia bisa menjalankan fungsinya dengan lebih baik," tandasnya.
(kur)