Nusron Tahu Ada 16 Titik Pungli Bagi TKI

Senin, 16 Februari 2015 - 17:00 WIB
Nusron Tahu Ada 16 Titik...
Nusron Tahu Ada 16 Titik Pungli Bagi TKI
A A A
JAKARTA - Pemerasan maupun pungutan liar (Pungli) seringkali dialami oleh para Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Setidaknya, ada 16 titik pungli yang biasa dialami para pahlawan devisa itu.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid pun mengakui adanya 16 titik pungli tersebut.

"16 titik ini kalau dibagi tiga fase, menjadi fase sebelum penempatan, fase setelah penempatan, dan fase setelah pemulangan," kata Nusron‎ dalam penandatanganan Nota Kesepahaman terkait Peningkatan Transaksi Non Tunai dan Perluasan Akses Keuangan bagi TKI di Gedung BI, Jakarta, Senin (16/2/2015).

Fase sebelum penempatan sering terjadi ketika calon TKI dimintai keluarga, calo, sponsor, agen, sampai pihak bandara.

Sebelum penempatan ini terdapat 10 titik. Kemudian setelah waktu penempatan ada tiga titik rawan pungli. Sedangkan, setelah pemulangan ada tiga titik, baik dalam proses penukaran uang maupun pungli oleh para preman bandara.

"Dengan adanya transaksi nontunai ini, maka 80 persen pungli bisa dikendalikan. Karena semua menjadi transparan, account to account, akuntabel dan transparan," imbuh Nusron.

Untuk mewujudkan ini, pihaknya telah menyiapkan enam langkah kerja. Yaitu, literasi dan edukasi dengan melatih instruktur atau tenaga pengajar.

"Kami hitung ada 460 ribu TKI setahun. Untuk itu, kita membutuhkan 1.000 instruktur, sementara yang dimiliki baru 180-200 instruktur, sehingga butuh 600-800 instruktur," terangnya.

Selanjutnya, BNP2TKI juga akan meneruskan edukasi ‎di negara penempatan melalui 'welcoming program', di mana materi layanan akses keuangan akan dimasukkan dalam program tersebut.

Begitu pun setelah para TKI bekerja, juga akan diberi edukasi kembali untuk melakukan transfer uang. "Edukasi keluarga keluarga juga akan dilakukan dan yang terakhir kita akan melakukan pemberdayaan bagi para purna TKI," tandasnya.(ico)
(kur)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved