Maju dengan Buka Perpustakaan

Sabtu, 14 Februari 2015 - 09:15 WIB
Maju dengan Buka Perpustakaan
Maju dengan Buka Perpustakaan
A A A
Annisa Dewanti Putri
Mahasiswi Jurusan Teknik Sipil, Pengurus LKM UNJ. Universitas Negeri Jakarta

Akademi (academia) adalah sebagaimana sebuah ruang pertama berbentuk taman tempat Plato dan muridnya belajar mengenai dunia.

Begitu pula dengan pendidikan tinggi atau yang erat kaitannya dengannamauniversitas, institut, sekolah tinggi, dan sebagainya. Memajukan pendidikan tinggi mengarah pada memajukan pusat peradaban. Semua hal ini tak akan lepas dari segala aspek dan ruang yang berkaitan memengaruhi keberadaannya. Memajukan pendidikan tinggi tak hanya melulu soal sistem akademik, prestasi, kualitas pengajar.

Hal lain yang bisa kita maknai adalah sebuah ruang penuh literasi yang bisa mengantar seorang individu untuk mempelajari dunia dan berbagai detailnya. Sebuah ruang penuh lembaran kumpulan penelitian, tumpukan buku, rak-rak, meja, yang erat disebut sebagai ruang perpustakaan. Ruang dokumentasi penuh kisah melalui berbagai tumpukan buku yang ada seharusnya bisa mempertimbangkan kemudahan dalam akses.

Tak hanya untuk mahasiswa, dosen, dan akademisi lainnya, bangunan penuh rak ini bisa menjadi sebuah ruang wisata bagi masyarakat di luar kampus juga. Ruang ini bisa menjadi celah yang mengantarkan masyarakat menuju dunia yang berbeda, tentunya melalui berbagai tulisan dalam buku maupun media lain di perpustakaan. Tak harus menjadi perpustakaan mewah untuk melayani dan menarik masyarakat.

Dengan kemudahan akses didukung sarana prasarana yang memadai tanpa komersialisasi, itu semua bisa memancing kebiasaan selain akademisi untuk tetap berliterasi melalui perpustakaan pendidikan tinggi Tak hanya ruang publik, perpustakaan di suatu instansi pendidikan tinggi dapat menjadi sentra pertemuan berbagai ide dan sarana diskusi untuk beberapa titik.

Tinggal bagaimana membentuk batasan ruang sendiri sehingga ruang lain khusus untuk melahirkan ide/diskusi dapat dinikmati. Maka, pandangan bahwa perpustakaan hanyalah tempat untuk membaca sebuah buku perlu ditandai. Teknologi yang maju memungkinkan pengunjung bisa mengakses komputer dan gadget yang tersedia lainnya. Ini berperan penting karena selain dari lembaran, mempelajari berbagai pengetahuan dapat juga dilakukan melalui media elektronik.

Sebuah ruang yang bisa menyatukan berbagai profesi dan kalangan masyarakat tak terkecuali melalui pelayanan yang setara. Dengan begini, perguruan tinggi tak hanya menjadi Universitas magistrorum et Scholarium yang berarti sebagai komunitas guru dan akademisi, tetapi juga sebagai komunitas masyarakat dan dunia.
(ars)
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved