Teror Penyidik KPK Sudah Disampaikan ke Presiden Jokowi
Rabu, 11 Februari 2015 - 20:28 WIB
Teror Penyidik KPK Sudah Disampaikan ke Presiden Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto mengatakan, sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai ada ancaman terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Iya itu (ancaman kepada penyidik KPK) juga disampaikan ke presiden," kata Andi di Istana, Jakarta, Rabu (11/2/2015).
Mantan Deputi Tim Transisi Jokowi-Jk ini mengaku, sudah ada arahan dari Presiden Jokowi. Namun, dia tidak bersedia membuka arahan yang disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Ada beberapa hal yang sudah dilakukan presiden baik langsung atau lewat staf terkait. Tidak bisa diceritakan, karena terkait menjaga etika kelembagaan," tegasnya.
Sebelumnya Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti membantah jika pihak kepolisian yang melakukan pengancaman terhadap penyidik dan pegawai Biro Hukum KPK yang menangani perkara dugaan korupsi dan sidang praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan.
"Tidak hanya ke KPK tapi, ke kita juga ada yang seperti itu, itu yang harus diwaspadai. Paling itu orang yang sengaja ingin mengadu domba. saya sudah cek ke Kabareskim kemarin, ternyata bukan dari anggota kita," ucapnya di Istana.
"Iya itu (ancaman kepada penyidik KPK) juga disampaikan ke presiden," kata Andi di Istana, Jakarta, Rabu (11/2/2015).
Mantan Deputi Tim Transisi Jokowi-Jk ini mengaku, sudah ada arahan dari Presiden Jokowi. Namun, dia tidak bersedia membuka arahan yang disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Ada beberapa hal yang sudah dilakukan presiden baik langsung atau lewat staf terkait. Tidak bisa diceritakan, karena terkait menjaga etika kelembagaan," tegasnya.
Sebelumnya Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti membantah jika pihak kepolisian yang melakukan pengancaman terhadap penyidik dan pegawai Biro Hukum KPK yang menangani perkara dugaan korupsi dan sidang praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan.
"Tidak hanya ke KPK tapi, ke kita juga ada yang seperti itu, itu yang harus diwaspadai. Paling itu orang yang sengaja ingin mengadu domba. saya sudah cek ke Kabareskim kemarin, ternyata bukan dari anggota kita," ucapnya di Istana.
(maf)