KNIA Tak Miliki Pembuangan Limbah B3 Cair

Senin, 09 Februari 2015 - 12:45 WIB
KNIA Tak Miliki Pembuangan...
KNIA Tak Miliki Pembuangan Limbah B3 Cair
A A A
DELISERDANG - Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) tidak memiliki pembuangan limbah sisa pembakaran bahan beracun dan berbahaya (B3) cair pesawat.

Itu dikhawatirkan akan berdampak terhadap lingkungan warga sekitar. Pembuangan limbah sisa pembakaran B3 itu juga belum pernah ada sejak berada di Bandara Polonia, Medan. “Selama ini pembuangan limbah B3 dari sisa pembakaran pesawat yang dilakukan seluruh maskapai penerbangan di Bandara Kualanamu disimpan dalam drum. Ada juga yang menampungnya dibawa keluar. Seharusnya tempat pembuangan limbah ini sudah dipikirkan pengelola bandara sebelum berdiri di Kualanamu,” kata Ketua Airlines Operator Committee (AOC) Rahmat Iskandar Winata kemarin.

Menurut Rahmat, bandara yang diresmikan Presiden SBY pada 27 Maret 2014 ini seharusnya sudah memiliki pembuangan limbah sisa pembakaran pesawat. Namun, hingga kini bandara internasional kedua setelah Soekarno-Hatta (Soetta) itu tak kunjung memiliki pembuangan limbah B3. “Jadi, tiap hari harus menyediakan puluhan drum. Tapi, itu dianggap tidak efektif dan sangat membahayakan para teknisi maskapai.

Apalagi, kalau dibuang sembarangan, takut mencemari lingkungan serta berbahaya bagi warga sekitar,” ungkapnya. Rahmat menambahkan, pihaknya sudah memberikan surat resmi kepada PT Angkasa Pura (AP) II sebagai pengelola Bandara Kualanamu agar menyediakan penampungan dan pengelolaan limbah B3 cair itu.

Dia berharap pihak PT AP II Bandara Kualanamu segera membangun lokasi pembuangan limbah B3 cair itu di kawasan Bandara Kualanamu yang mempunyai luas 1.365 hektare. Apalagi, masih banyak lahan kosong yang bisa digunakan. Sementara itu, General Manager PT AP II KNIA Jayatama Sirait menyatakan bahwa pihaknya akan segera memfasilitasi kebutuhan itu dengan berkoordinasi kepada PT AP II pusat.

“Kami akan merencanakan melengkapi fasilitas itu tahun ini. Kami juga nanti akan berkoordinasi soal pendanaannya dengan pusat,” pungkas Jayatama.

M Andi yusri
(ftr)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Minta Beras ke Kades,...
Minta Beras ke Kades, Warga Miskin di Bengkulu Dipolisikan
Sultan Mahmud Badaruddin...
Sultan Mahmud Badaruddin II, Harimau Palembang yang Menolak Tunduk hingga Diasingkan
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved