Jokowi Tanya Pengaruh Kasus KPK-Polri ke TNI
Selasa, 03 Februari 2015 - 15:38 WIB
Jokowi Tanya Pengaruh Kasus KPK-Polri ke TNI
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Istana Merdeka. Dalam pertemuan itu Jokowi sempat bertanya polemik KPK-Polri ke TNI.
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, Presiden Jokowi mengkonfirmasi pengaruh polemik KPK dan Polri ke jajaran TNI. Dengan tegas TNI mengaku persoalan tersebut tidak ada pengaruhnya.
"Cuma bilang ditanya sama presiden, TNI terpengaruh enggak? Dijawab enggak. Ya bagus. Jadi TNI enggak terpengaruh," kata Ryamizard di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Dia menjamin jajaran TNI akan tetap setia kepada presiden sebagai kepala negara. Jika ada persoalan hukum yang menyangkut pemimpin KPK dan Polri, harus diselesaikan secara hukum.
"Akan tetap (loyal). Kalau masalah hukum ya masalah hukum," tegasnya.
Jokowi mengundang jajaran TNI sekaligus makan siang bersama di Istana Merdeka. "Itu masalah hukum jadi tentara jangan ikut masalah hukum. Ini TNI saja, nanti mungkin (Jokowi undang) polisi sendiri lagi," tegasnya.
Dalam pertemuan itu, hadir Panglima TNI Jendral Moeldoko, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Marciano Norman, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo, Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo. Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) TNI Marsekal Madya Agus Supriatna.
Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto.
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, Presiden Jokowi mengkonfirmasi pengaruh polemik KPK dan Polri ke jajaran TNI. Dengan tegas TNI mengaku persoalan tersebut tidak ada pengaruhnya.
"Cuma bilang ditanya sama presiden, TNI terpengaruh enggak? Dijawab enggak. Ya bagus. Jadi TNI enggak terpengaruh," kata Ryamizard di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Dia menjamin jajaran TNI akan tetap setia kepada presiden sebagai kepala negara. Jika ada persoalan hukum yang menyangkut pemimpin KPK dan Polri, harus diselesaikan secara hukum.
"Akan tetap (loyal). Kalau masalah hukum ya masalah hukum," tegasnya.
Jokowi mengundang jajaran TNI sekaligus makan siang bersama di Istana Merdeka. "Itu masalah hukum jadi tentara jangan ikut masalah hukum. Ini TNI saja, nanti mungkin (Jokowi undang) polisi sendiri lagi," tegasnya.
Dalam pertemuan itu, hadir Panglima TNI Jendral Moeldoko, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Marciano Norman, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo, Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo. Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) TNI Marsekal Madya Agus Supriatna.
Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto.
(maf)