Dukungan Amendemen Kelima Menguat

Rabu, 28 Januari 2015 - 12:01 WIB
Dukungan Amendemen Kelima...
Dukungan Amendemen Kelima Menguat
A A A
JAKARTA - Gagasan DPD untuk melakukan amendemen kelima Undang-Undang Dasar 1945(UUD45) kiankuat. Setelah sebelumnya didukung empat fraksi, yakni FPDIP, FPKB, Fraksi NasDem, dan Fraksi Hanura, koalisi partai penyeimbang seperti Partai Gerindra, PAN, PKS juga ikut mendukung.

“Kita masih mendiskusikan sejauh mana amendemen bisa dilakukan dalam waktu dekat. Andaikata dilakukan, saya kira paling cepat dua tahun ke depan,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra di MPR, Martin Hutabarat, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Namun, menurut Martin, amendemen UUD 45 tentu harus mengamendemen pasalpasal yang berhubungan dengan rakyat banyak. Misalnya penguatan demokrasi, penguatan sistem hukum, penguatan sistem presidensial, penguatan sistem politik, penguatan daerah dengan ekonomi kerakyatan, dan mengenai peranan lembaga-lembaga kenegaraan.

“Sebab lembaga-lembaga negara kita dirasakan belum maksimal peranannya sesuai dengan keinginan konstitusi,” ujar anggota Komisi III DPR itu. Hal senada diungkapkan Sekretaris Fraksi PKS di MPR, Al Muzammil Yusuf.

Dia mengatakan, meskipun FPKS belum mempelajari rekomendasi perubahannya, apakah 10 usulan dari DPD itu merupakan hasil kajian yang lama, yakni pada 2009-2014, atau hasil kajian terbaru, pada prinsipnya Fraksi PKS selalu terbuka dalam perubahan konstitusi. “Kita membuka diri untuk membahasnya, termasuk untuk membahas masukan dari DPD yang belum kita lihat,” kata anggota Komisi III DPR itu di Gedung DPR.

Muzammil mengharapkan DPD melakukan kajian yang komprehensif atas amendemen ini. Dia juga menegaskan bahwa sejak awal PKS mengapresiasi perubahan konstitusi karena memahami bahwa gagasan ini didasari kebutuhan atas UU.

Kiswondari
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Zelensky Waswas Kehilangan...
Zelensky Waswas Kehilangan Dukungan Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved