Masyarakat Diminta Objektif Nilai Kasus Bambang Widjojanto

Senin, 26 Januari 2015 - 06:52 WIB
Masyarakat Diminta Objektif...
Masyarakat Diminta Objektif Nilai Kasus Bambang Widjojanto
A A A
JAKARTA - Mabes Polri telah menetapkan Bambang Widjojanto sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam kasus kesaksian palsu pada sidang pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasca Polri menetapkan Bambang sebagai tersangka, dukungan kelompok masyarakat terhadap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu terus mengalir.

Masyarakat pun diminta untuk bersikap obyektif dalam memandang kasus yang menjerat Bambang.

Ketua Umum Pengurus Pusat Komite Mahasiswa Nasional Indonesia (PP Komnas Indonesia) Suhardin Yoris mengatakan, kasus tersebut bukan kasus baru. Menurut dia, kasus tersebut terkait dengan sidang sengketa pemilukada di MK pada 2010 silam.

"Publik perlu mengetahui bahwa kasus yang diduga melibatkan Bambang Widjojanto ini
sudah sejak lama diselidiki oleh Bareskrim Mabes Polri, bukan ujug-ujug," tutur Suhardin melalui keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Minggu 25 Januari 2015 malam.

Dia mengkritik adanya dukungan ke Bambang yang terkesan sudah tidak proporsional.

"Saya tidak anti lembaga penegak hukum yang bersih dan independen seperti KPK, polisi,
dan kejaksaan. Tapi kami wajib menolak mereka yang memanfaatkan lembaga penegak
hukum dan trust public (kepercayaan publik) ini untuk kepentingan kelompok tertentu," tuturnya.

Pada 23 Januari 2015, Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di wilayah Depok, Jawa Barat.

Pada hari yang sama, Polri menetapkan Bambang sebgai tersangka karena diduga terlibat dalam mengarahkan saksi untuk memberikan kesaksian palsu di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010.

Kasus itu terjadi ketika Bambang menjadi penasihat hukum dari salah satu calon kepala daerah yang bersengketa di MK.
(dam)
Berita Terkait
Wakil Ketua DPR RI Azis...
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Ditangkap KPK di Rumah
Wakil Ketua KPK Nurul...
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Laporkan Dewas ke Bareskrim
Wakil Ketua DPRD Jatim...
Wakil Ketua DPRD Jatim yang Ditangkap KPK Diduga Berinisial STS
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Firli Bahuri Lantik...
Firli Bahuri Lantik 2 Deputi KPK, Salah Satunya Jenderal Polisi
OTT Noel Ebenezer, KPK...
OTT Noel Ebenezer, KPK Sita Puluhan Mobil hingga Motor Ducati
Berita Terkini
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved