Situasi Yaman Memanas

Rabu, 21 Januari 2015 - 11:45 WIB
Situasi Yaman Memanas
Situasi Yaman Memanas
A A A
SANAA - Ketegangan semakin memanas di Sanaa, ibu kota Yaman, kemarin meski gencatan senjata telah tercapai antara milisi Huthi dan pasukan pemerintah. Milisi Huthi yang berhaluan Syiah masih mengepung kediaman Perdana Menteri (PM) Yaman Khalid Bahah dan istana kepresidenan.

Para gerilyawan Huthi menguasai Kota Sanaa. Aksi milisi Huthi itu bisa mengarah pada kudeta terhadap Pemerintah Yaman. “Milisi Huthi bersenjata lengkap meningkatkan kekuatannya diluarkediamanPMYamansejak Senin malam. Mereka menguasai semua tiga pintu masuk,” kata juru bicara Pemerintah Yaman Rajih Badi kepada AFP. Di istana kepresidenan, milisiHuthihanya berjarak sekitar 500 meter dari pintu masuk.

Pasukan penjaga presiden, kendaraan tempur, dan kendaraan bersenjata masih bersiaga melindungi istana kepresidenan. Perundingan lebih lanjut digelar kemarin untuk menurunkan ketegangan setelah pemerintah menyerukan pertemuan penting untuk mengakhiri kekerasan. Di laporan Al Jazeera, akan ada pertemuan yang diikuti semua pemain politik, termasuk Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi, PM Khalid Bahah, dan perwakilan Huthi.

Namun, belum jelas kapan pertemuan itu akan dimulai. Sedikitnya sembilan orang tewas dalam pertempuran antara milisi Huthi dan pasukan Pemerintah Yaman di dekat istana kepresidenan di Sanaa pada Senin (19/1) waktu setempat. “Korban tewas berasal dari pasukan pemerintah dan gerilyawan. Sebanyak 67 orang terluka, beberapa di antaranya terluka serius,” tutur Nasser Baoum, deputi menteri kesehatan, kepada AFP.

Padahal, pasukan Pemerintah Yaman dan pemberontak Huthi telah mencapai kesepakatan gencatan senjata pada Senin (19/1), menyusul pertempuran di Kota Sanaa. Kementerian Dalam Negeri Yaman membenarkan informasi itu. “Gencatan senjata telah disepakati,” kata Menteri Dalam Negeri Jalal Al Rowaishan, dikutip CNN. Pemberontak Huthi juga mengonfirmasi itu.

Delegasi Huthi, Ali Daghshan, mengungkapkan Komite Presidensial telah menyepakati gencatan senjata setelah perundingan selama beberapa jam. Pemerintah Yaman, anggota koalisi Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan Al-Qaeda, menggambarkan pertempuran itu sebagai perebutan kekuasaan oleh pemberontak Huthi. Kelompok gerilyawan Syiah itu warga yang kerap termarjinalkan di tengah mayoritas muslim Sunni di Yaman.

Seorang diplomat Barat di Sanaa mengungkapkan situasi sangat kompleks di Sanaa. “Apa yang terlihat hari ini (Senin, 19/1) menunjukkan ada tahapan selanjutnya yang akan dilakukan Huthi untuk memperluas kekuasaan mereka di Yaman,” tutur diplomat yang tidak disebutkan namanya. Menurutnya, ada banyak pemain dengan banyaknya agenda. “Jadi ini tidak akan selesai,” imbuhnya.

Menteri Informasi Yaman Nadia Sakkaf menegaskan, pemerintah tidak mampu mengendalikan situasi. Huthi belum meninggalkan ibu kota dan mereka masih bersenjata. “Mereka ingin mengintervensi kerja pemerintah,” ungkap Sakkaf. Menurut Sakkaf, serangan milisi Huthi ke Sanaa merupakan bentuk kudeta dan upaya melemahkan legitimasi negara. Milisi Huthi mulai menguasai Sanaa sejak 21 September lalu dan mengendalikan sebagian wilayah ibu kota.

Andika hendra m
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Apa Itu Amicus Curiae?...
Apa Itu Amicus Curiae? Istilah yang Muncul di Sidang Kasus Chromebook Nadiem Makarim
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin...
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Upacara Pemakaman Jenazah Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata
Usai Puncak Haji, Kemenhaj...
Usai Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Fase Kepulangan Jemaah ke Tanah Air
Ignasius Jonan Kenang...
Ignasius Jonan Kenang Sosok Ryamizard Ryacudu: Jenaka dan Rendah Hati
Prabowo: Waisak Momentum...
Prabowo: Waisak Momentum Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Bangsa
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Infografis
Saat Ini, Musuh Terberat...
Saat Ini, Musuh Terberat Israel Adalah Kelompok Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved