Indonesia Darurat Kasus Bunuh Diri Anak

Selasa, 20 Januari 2015 - 16:46 WIB
Indonesia Darurat Kasus...
Indonesia Darurat Kasus Bunuh Diri Anak
A A A
SERANG - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) mengungkapkan kasus bunuh diri di Indonesia terus meningkat. Bahkan, tahun 2014 sebanyak 89 anak anak meninggal dengan sia-sia.

"Sembilan anak itu di usia rentan lima sampai 10 tahun. Sementara 12 hingga 15 tahun ada 39 kasus. Lalu 15 tahun ada 27 kasus," ujar Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait saat menghadiri pelantikan LPA Banten di Pendopo Gubernur lama, Jalan KH Brigjen Syamun Kota Serang, Selasa (20/1/2015)

Ia bahkan heran ada anak yang berusia lima tahun sudah berupaya melakukan bunuh diri. Kasus tersebut menjadi bukti kegagalan dalam lingkungan keluarga. Karena orang tua mengedepankan bimbingan dengan cara menggetak anaknya.

"Keluarga di Indonesia sekarang lebih mengedepankan teriakan-teriakan dan marah-marah dalam mendidik anak," jelasnya.

Padahal, sudah diberikan sosialisasi pembelajaran mendidik anak. Bahkan, larangan kekerasan terhadap anak terus dikampanyekan oleh pemerintah.

Arist mengharapkan, orang tua dapat mengontrol tayangan yang ditonton anak di televisi dan gadget. Dia menduga, dua aspek tersebut mempunyai pengaruh yang besar sebagai pemicu anak bunuh diri.

"Banyak tontonan sekarang, remaja-remaja yang putus cinta dan dimarahi orang tua mencoba bunuh diri. Ini yang kemudian ditiru oleh anak-anak," jelasnya.

Dia juga menyarankan kepada setiap orang tua membangun komunikasi yang intensif dengan anak-anaknya di rumah. Selain mendapat pembelajaran di sekolah, orang tua pun harus memberikan arahan dan tuntunan agama, sehingga kasus bunuh diri anak bisa semakin ditekan.

"Sempatkanlah waktu untuk anak, berikan pembelajaran agama untuk memberikan rasa nyaman di rumah," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Muhaimin Iskandar Tandatangani...
Muhaimin Iskandar Tandatangani Petisi Perlindungan Anak
PKB Soroti Perlindungan...
PKB Soroti Perlindungan dan Kasus Penculikan Anak
Gandeng Yacita, ChildFund...
Gandeng Yacita, ChildFund International di Indonesia Gelar Pertemuan Perlindungan Anak Nasional 2024
Diskusi Empat Pilar...
Diskusi Empat Pilar : Mendorong Keberpihakan Negara dalam Perlindungan Anak
Komdigi Undang Platform...
Komdigi Undang Platform Media Sosial Susun Regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital, Ini Langkahnya!
Soal Produk Bebas BPA,...
Soal Produk Bebas BPA, Komnas PA Desak Badan POM Buat Aturan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved