DPR Minta Prioritaskan Infrastruktur Perbatasan

Senin, 19 Januari 2015 - 09:36 WIB
DPR Minta Prioritaskan...
DPR Minta Prioritaskan Infrastruktur Perbatasan
A A A
JAKARTA - Pimpinan DPR dan MPR mendukung penuh komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.

Sebab sudah selayaknya wilayah perbatasan dengan negara lain menjadi wajah depan bangsa ini sehingga pandangan dunia internasional kepada Indonesia juga akan semakin baik. ”Daerah perbatasan harus menjadi beranda negara, bukan malah menjadi halaman belakang dari negara,” kata Ketua DPR Serta Novanto di Jakarta kemarin.

Setya lantas membeberkan bagaimana komitmen tersebut sudah disampaikan Presdien Jokowi dalam pertemuan para pemimpin lembaga negara di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, kata Setya, Presiden menyampaikan program percepatan pembangunan yang sedang diprioritaskan saat ini, yaitu infrastruktur daerah, perhubungan, dan pertanian.

”Banyak hal yang sangat baik terkait program-program strategis untuk kesejahteraan rakyat. Itu sepenuhnya kami mendukungnya,” ujar dia. Seperti diketahui, Presiden mengundang pimpinan lembaga negara dalam rapat konsultasi. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPR Setya Novanto, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua BPK Hary Azhar Azis, Ketua MK Arief Hidayat, Ketua MA Hatta Ali, Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki, dan Ketua DPD Irman Gusman.

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai tuan rumah pada intinya memang memaparkan program pembangunan prioritas. Senada, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mengupayakan percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Karena itu, pihaknya mengapresiasi sekaligus mendukung kesuksesan dari apa yang sudah dirancang pemerintah tersebut.

”Pemerataan pembangunan tentu penting agar tak terjadi ketimpangan,” ujarnya. Terlebih, menurut dia, upaya mempercepat pembangunan di daerah-daerah perbatasan dimaksudkan agar perbatasan tidak menjadi halaman belakang, tapi halaman muka kita.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, ketertinggalan beberapa daerah perbatasan memang karena masih minimnya pembangunan infrastruktur. ”Sedikitnya ada 187 kecamatan dari berbagai daerah yang perlu diperhatikan pembangunannya,” katanya.

Rahmat sahid
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved