Polemik Pelantikan Budi Gunawan, Semua Pihak Diminta Tahan Diri
Jum'at, 16 Januari 2015 - 13:21 WIB
Polemik Pelantikan Budi Gunawan, Semua Pihak Diminta Tahan Diri
A
A
A
JAKARTA - Semua pihak diminta menahan diri terkait polemik calon Kapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Gunawan.
Direktur Executive Energy Watch Ferdinand Hutahaean mengingatkan, upaya menahan diri untuk mencegah terjadinya konfrontasi antar lembaga, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri.
"Meminta kepada semua pihak tanpa terkecuali termasuk elite-elite partai pengusung Joko Widodo agar tidak mengintervensi presiden dalam bentuk apapun untuk mengambil langkah strategis terkait pengangkatan Komjen Budi Gunawan," ujar Ferdinand, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
Sebelumnya DPR melalui rapat paripurna sudah menyetujui Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai calon Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sementara itu jelang uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR, KPK menetapkan Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka terkait transaksi mencurigakan dan dugaan penerimaan hadiah.
Direktur Executive Energy Watch Ferdinand Hutahaean mengingatkan, upaya menahan diri untuk mencegah terjadinya konfrontasi antar lembaga, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri.
"Meminta kepada semua pihak tanpa terkecuali termasuk elite-elite partai pengusung Joko Widodo agar tidak mengintervensi presiden dalam bentuk apapun untuk mengambil langkah strategis terkait pengangkatan Komjen Budi Gunawan," ujar Ferdinand, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
Sebelumnya DPR melalui rapat paripurna sudah menyetujui Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai calon Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sementara itu jelang uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR, KPK menetapkan Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka terkait transaksi mencurigakan dan dugaan penerimaan hadiah.
(kur)