DPD Diminta Dukung Penuntasan Kasus HAM

Jum'at, 16 Januari 2015 - 09:25 WIB
DPD Diminta Dukung Penuntasan...
DPD Diminta Dukung Penuntasan Kasus HAM
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan mengkaji rekomendasi dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) terkait penyelesaian kasus HAM yang belum tuntas.

Kontras meminta dukungan DPD karena menilai lembaga tersebut lebih netral dari kepentingan politik. Sebelumnya, Kontras mengeluhkan dicampuradukkannya masalah HAM dengan politik sehingga banyak kasus pelanggaran yang tidak terselesaikan.

”Kami akan kaji lagi rekomendasi dari Kontras karena baru satu sisi, belum tahu sisi yang lain,” kata Ketua DPD Irman Gusman seusai melakukan audiensi dengan Kontras dan keluarga korban pelanggaran HAM di Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin. Menurutnya, pertemuan tersebut adalah yang pertama sehingga DPD perlu mengumpulkan informasi dari berbagai pihak untuk mengambil keputusan.

DPD segera melakukan konsolidasi dengan lembagalembaga negara lain untuk mengetahui secara pasti proses penyelesaian HAM yang telah dilakukan. Terkait tanggapan untuk rekomendasi Kontras tersebut, DPD menyambut positif dan akan mengambil tindakan untuk membantu rakyat yang meminta bantuan. ”Kami pasti akan mencari penyelesaian masalah HAM itu. DPD sebagai wakil rakyat harus membantu,” kata dia.

Irman juga berjanji mengingatkan Presiden Joko Widodo tentang janji dalam kampanyenya untuk menyelesaikan kasus HAM berat. ”Kami akan sampaikan, apalagi sekarang sudah ada yang menagih,” tutur dia. Kontras menemui DPD untuk menyampaikan tujuh rekomendasi penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat, salah satunya mendorong upaya mengefektifkan implementasi dan operasional dari UU 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

”Kami menemui DPD karena lembaga ini netral tidak terpengaruh oleh kepentingan partai politik tertentu. DPD ini dapat digunakan sepenuhnya untuk mengatasi pelanggaran HAM yang terkatung-katung selama 10 tahun,” kata Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras Yati Andriani.

Melalui pertemuan tersebut, Yati mengatakan Kontras berharap DPD segera memberikan masukan dan pendapat kepada lembaga negara tentang terhambatnya penyidikan pelanggaran HAM, termasuk mendorong penyidikan tujuh berkas pelanggaran HAM berat yang terhambat di Kejaksaan Agung.

Kontras, ujar dia, juga meminta DPD memberi masukan pada DPR untuk melakukan pembahasan Konvensi Anti Penghilangan Paksa yang telah ditandatangani pemerintah, tapi belum diratifikasi. Selain menerima Kontras, kemarin, DPD juga melakukan rapat kerja dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Irman Gusman meminta Kementerian Perhubungan memberi perhatian pada pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan yang masih tertinggal. ”Kami akan konsen pada daerah perbatasan. Jika berkenan, Menhub juga bisa bekerja bersama kami, dan berhubungan dengan para senator di daerah,” ujar Irman.

Mula akmal/ant
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved