Komnas HAM Warning Jokowi Terkait Kepala BIN

Kamis, 15 Januari 2015 - 15:07 WIB
Komnas HAM Warning Jokowi...
Komnas HAM Warning Jokowi Terkait Kepala BIN
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) HAM mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar berhati-hati dalam memilih calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Ketua Komnas HAM Hafid Abbas berharap, Jokowi dalam memilih Kepala BIN, berdasarkan aspek profesional dan kredibel serta bersih dari noda pelanggaran HAM.

"Komnas HAM meminta sungguh-sungguh kandidat (calon Kepala BIN) harus bersih dari pelanggaran hak asasi manusia," ujar Abbas saat jumpa pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Peringatan itu lantaran Komnas HAM tengah fokus melakukan kajian hukum terhadap sejumlah kasus HAM berat yang melibatkan petinggi negara.

Termasuk kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib yang diduga melibatkan sejumlah mantan pejabat yang berasal dari institusi BIN.

Apalagi, kata Abbas, janji pemerintah terhadap penuntasan kasus HAM berat menjadi prioritas yang mendesak dalam program dan janji Nawa Cita.

"Komnas HAM memandang, konstitusi Indonesia mengamanatkan agar hak asasi manusia menjadi nilai dasar kehidupan berpolitik, berbangsa dan bernegara," tuturnya.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, Presiden Jokowi disinyalir bakal mengganti Kepala BIN Marciano Norman, yang akan habis masa tugasnya.

Disebut-sebut Jokowi tengah mengantongi sejumlah nama calon Kepala BIN seperti Wakil Menteri Pertahanan Letnan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, mantan Wakil Kepala BIN As’ad Said Ali, dan mantan Wakil Panglima TNI Jenderal (Purn) Fachrul Razi.

Bahkan tim sukses Jokowi saat pemilu presiden seperti mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono dan mantan Gubernur DKI Jakarta, disebut-sebut masuk radar Jokowi.
(maf)
Berita Terkait
Perangi COVID-19, BIN...
Perangi COVID-19, BIN Semprotkan Disinfektan di Jalanan Ibukota
Uji Kelayakan dan Kepatutan...
Uji Kelayakan dan Kepatutan Kepala BIN
BIN Berbagi Sembako...
BIN Berbagi Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
Deputi Intelijen Pengamanan...
Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur di BIN Memang Sangat Dibutuhkan
BIN Gelar Vaksinasi...
BIN Gelar Vaksinasi Door to Door untuk Pelajar dan Masyarakat Umum di Gowa
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BIN Curiga Ada Misi Lain di Balik Penguntitan Habib Rizieq
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved