100 Jasad Mengambang di Sungai Gangga

Kamis, 15 Januari 2015 - 10:27 WIB
100 Jasad Mengambang...
100 Jasad Mengambang di Sungai Gangga
A A A
NEWDELHI - Sekitar 100 mayat mengambang di Sungai Gangga, India, kemarin. Penemuan ini membuat pemerintah semakin khawatir atas masalah kesehatan Sungai Gangga yang dianggap suci oleh jutaan warga India.

Mayat-mayat tersebut ditemukan di anak Sungai Gangga dekat area kremasi di negara bagian Uttar Pradesh. Jenazah dengan kondisi tubuh masih bagus ini akhirnya menjadi makanan binatang. Ada pula yang sudah membusuk mengambang di sungai. Menurut Inspektur Polisi Jenderal Satish Ganesh, mayatmayat tersebut kemungkinan berasal dari hulu sungai yang menjadi daerah kremasi dan dikenal sebagai Pariyar Ghat.

Beberapa aktivis lingkungan mengemukakan pembuangan mayat ke sungai kemungkinan dilakukan oleh warga miskin yang tidak memiliki cukup uang untuk melakukan kremasi yang layak. Maklum kremasi membutuhkan banyak kayu dan proses lain yang memakan biaya tidak sedikit. Alih-alih membakar mayat dan menempatkan abunya dalam suatu wadah, mereka justru membuang jenazah begitu saja ke sungai.

“Bahkan sebagian besar mayat dimutilasi dengan parah sehingga sulit untuk memastikan jenis kelamin mereka ataupun melakukan tes DNA,” ungkap Ganesh, dilansir BBC . Namun, kalangan berduit juga bukan berarti tidak ambil bagian pencemaran lingkungan ini. Mereka juga menaburkan abu hasil kremasi ke Sungai Gangga. Para petugas sanitasi yang ditugaskan memindahkan mayat ke daratan telah mengangkut 80 mayat.

Para pejabat terkait belum berani memastikan berapa jumlah pasti mayat-mayat di Sungai Gangga tersebut. “Mungkin ada sekitar 100 mayat, tapi kami belum bisa mendapatkan jumlah pastinya,” kata hakim distrik Saumya Agarwal, dilansir Channel News. Para petugas sanitasi mengaku belum bisa mengangkut semua mayat ke daratan lantaran terkendala cuaca. Kemunculan mayat-mayat ini pun membuat penduduk resah. Sungai Gangga yang amat suci bagi penduduk India itu juga kerap dikonsumsi.

Mereka khawatir mayatmayat yang mengambang di sungai membawa penyakit. Ini diamini pekerja pelestarian lingkungan Mallika Bhanot. Selain membahayakan kesehatan karena mayat-mayat itu akan membusuk dan membawa berbagai penyakit, ikan di sungai ini juga dikonsumsi masyarakat.

Untuk memastikan itu, Bhanot mengatakan, pihaknya telah mengirim dokter ke Sungai Gangga untuk mengumpulkan sampel dari jasad-jasad tersebut.

Rini agustina
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved