Soal Kapolri, Jokowi Tentukan Sikap Setelah Paripurna DPR
Rabu, 14 Januari 2015 - 20:28 WIB
Soal Kapolri, Jokowi Tentukan Sikap Setelah Paripurna DPR
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengambil sikap mengenai nasib Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri setelah sidang paripurna di DPR RI. Pencalonan mantan ajudan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri itu menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya sampai saat ini masih menunggu paripurnanya di dewan kapan, baru kita putuskan, kebijakan apa yang akan kita ambil," kata Jokowi saat konferensi pers di Wisma Negara, Komplek Istana, Jakarta, Rabu (14/1/2014).
Seperti diketahui, Komisi III DPR telah menyetujui usulan Presiden Jokowi mengenai nama pengganti Kapolri Jenderal Pol Sutarman, yakni Komjen Pol Budi Gunawan.
Satu hari sebelumnya, KPK menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka dalam dugaan kepemilikan rekening gendut.
Mengenai hal tersebut, Jokowi mengaku menghormati langkah KPK. Namun diterangkannya, dugaan rekening tak lazim yang dimiliki Budi Gunawan telah diklarifikasi.
"Saya bertanya ke kompolnas ada masalah mengenai rekening? Saya mendapatkan surat ini, klarifikasi mengenai rekening. Di sini disampaikan hasil penyelidikan, adalah transaksi wajar. Ini saya pegang," tegas Jokowi.
"Saya sampai saat ini masih menunggu paripurnanya di dewan kapan, baru kita putuskan, kebijakan apa yang akan kita ambil," kata Jokowi saat konferensi pers di Wisma Negara, Komplek Istana, Jakarta, Rabu (14/1/2014).
Seperti diketahui, Komisi III DPR telah menyetujui usulan Presiden Jokowi mengenai nama pengganti Kapolri Jenderal Pol Sutarman, yakni Komjen Pol Budi Gunawan.
Satu hari sebelumnya, KPK menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka dalam dugaan kepemilikan rekening gendut.
Mengenai hal tersebut, Jokowi mengaku menghormati langkah KPK. Namun diterangkannya, dugaan rekening tak lazim yang dimiliki Budi Gunawan telah diklarifikasi.
"Saya bertanya ke kompolnas ada masalah mengenai rekening? Saya mendapatkan surat ini, klarifikasi mengenai rekening. Di sini disampaikan hasil penyelidikan, adalah transaksi wajar. Ini saya pegang," tegas Jokowi.
(hyk)